Suara.com - Menjaga berat badan yang sudah ideal pasca diet memang tidak mudah. Nah, studi menyebut cara terbaik menjaga berat badan tetap ideal adalah dengan melakukan diet rendah karbohidrat.
Studi yang dipublikasikan di jurnal BMJ ini melibatkan 164 orang obesitas yang berhasil menurunkan 12 persen berat badannya. Mereka diminta untuk memasukkan pola diet karbohidrat dengan tiga level, yakni rendah, sedang, dan tinggi selama 20 minggu.
Hasil studi menyebut kelompok yang melakukan diet rendah karbohidrat merupakan kelompok yang berhasil menjaga berat badannya tetap ideal.
"Kami menemukan bahwa diet yang dilakukan memiliki dampak besar terhadap metabolisme tubuh seseorang," tutur Dr. David Ludwig, dari New Balance Foundation Obesity Prevention Center, Boston Children's Hospital, dikutip dari CNN.
Ludwig mengatakan mereka yang mengadopsi pola diet rendah karbohidrat membakar 2050 kalori lebih banyak daripada kelompok lainnya.
Metabolisme tubuh seseorang memang berbeda-beda. Nah, mengadopsi pola diet rendah karbohidrat disebut mampu meningkatkan metabolisme tubuh, membuatnya membakar kalori lebih sering dan cepat.
"Tidak semua kalori dibakar dengan kecepatan yang sama. Apa yang Anda makan memengaruhi sistem metabolisme tubuh sehingga pola diet pun harus mengikuti hal itu," tuturnya.
Nah, itulah manfaat diet rendah karbohidrat, yang mampu mempercepat metabolisme tubuh dan menjaga berat badan tetap ideal.
Baca Juga: Terlalu Banyak Makan Karbohidrat, Ini 5 Dampak Negatifnya
Berita Terkait
-
Makan McDonald's 30 Hari, Berat Badan Lelaki Ini Malah Turun
-
Bumil yang Baru Melahirkan, Nih Tips Diet Enak ala Kareena Kapoor
-
Inspiratif, Perempuan Ini Berhasil Turunkan Berat Badan 142 Kg
-
Makan Keju Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Caranya!
-
Wajib Tahu, Ini Cara Diet Terbaik untuk Zodiak yang Moody
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya