Suara.com - Pernahkah Anda merasa pegal linu saat bangun tidur? Ternyata hal itu bisa dihindari sebelum Anda tidur.
Agar Anda bisa lebih semangat memulai hari, yuk ikuti beberapa cara berikut ini untuk menghindari badan pegal saat bangun tidur.
Cara mencegah badan pegal saat bangun tidur dilansir Hello Sehat.
1. Ubah posisi tidur
Posisi tidur yang tepat dapat menjauhkan Anda dari keluhan badan pegal saat bangun tidur esok harinya. Jika Anda terbiasa tidur dengan posisi tengkurap, mulai hari ini cobalah untuk tidur miring ke sisi kiri atau telentang. Tidur tengkurap dalam waktu lama akan menekan otot leher sehingga jadi terasa kaku atau sakit saat pagi.
2. Pilih bantal yang tepat
Bantal yang baik bisa membantu Anda tidur lebih nyenyak tanpa keluhan “salah bantal” keesokan paginya.
Memakai bantal yang berbahan licin, misalnya, bisa membuat kepala Anda mudah bergeser ke samping. Jadi, pilih bantal yang padat tapi tetap empuk supaya dapat mempertahankan posisi kepala Anda dengan baik sepanjang malam. Hindari juga memakai bantal yang terlalu tebal dan tinggi, yang bisa membuat otot leher kaku di pagi hari.
3. Atur kecepatan kipas angin atau temperatur AC
Baca Juga: Lelaki Malang Trauma karena Tiga Kali Diperkosa Janda
Sirkulasi udara kamar yang pengap membuat Anda gelisah karena kepanasan saat tidur. Begitu juga sebaliknya. Suhu kamar tidur yang terlalu dingin juga membuat tidur tak nyenyak karena Anda terus-terusan menggigil. Akibatnya, otot jadi tegang, kaku, dan terasa sakit keesokan paginya.
Menurut penelitian, suhu kamar yang ideal saat tidur malam adalah 18-22º Celsius. Jika Anda tidur pakai kipas angin, pastikan juga kipas jangan terlalu dekat dengan tempat tidur Anda. Terpaan angin yang terus menerus bisa bikin badan pegal saat bangun tidur.
4. Mandi dengan air hangat
Badan pegal saat bangun tidur karena otot-otot sekujur tubuh Anda menegang setelah berjam-jam dalam posisi yang sama. Terlebih jika sebelum tidur, Anda olahraga malam dulu. Nah, untuk mencegah badan pegal saat bangun tidur besok harinya, mandilah dengan guyuran air hangat sebelum Anda naik ke tempat tidur.
Suhu hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga suplai oksigen dalam darah lebih mudah mencapai daerah yang sakit. Hal ini akan membantu merilekskan otot yang tegang dan mengurangi atau mencegah nyeri. Mandi air hangat juga akan mengurangi kekakuan dan meningkatkan rentang gerak bagian tubuh yang nyeri.
Setelah mandi, keringkan tubuh dan kenakan pakaian tidur yang longgar. Jangan lupa untuk coba meditasi cukup 10 menit saja. Tubuh dan pikiran jadi sama-sama rileks sehingga Anda bisa tidur lebih nyenyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua