Suara.com - Bayi dan balita awal biasanya suka memasukkan benda apapun yang ada di sekitarnya ke dalam mulut mereka. Kancing dan koin. mainan kecil kerap kali menjadi kasus benda yang tertelan oleh anak-anak.
Peran orangtua kembali harus ditingkatkan jika bicara masalah benda tertelan, karena bayi dan balita tidak mengerti apa yang mereka masukkan ke dalam mulut.
Berikut Suara.com rangkum beberapa kasus benda-benda kecil yang pernah tertelan anak.
Ingat dengan kejadian Asep Yaya si "Suara Terompet"? Setelah peluit bersarang selama hampir 2 bulan lamanya di paru-paru, kabarnya peluit tersebut berhasil diangkat.
Agar peluit bisa dikeluarkan, tim dokter mengaku menjalankan prosedur endoskopi . Asep diketahui tiba di RSHS pada Rabu (19/12/2018) siang. Sebelum Endoskopi, Asep Yaya diperiksa di laboratorium.
Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL RSHS dr Lina Lasminingrum, Sp.THT-KL (K) mengatakan saluran pernapasan Asep Yahya mengeluarkan bunyi akibat peluit tersangkut di paru-paru.
"Posisi peluit di percabangan utama bronkus kiri. Tidak terlihat pada hasil rontgen, tapi karena ini peluit, jadi ada bunyinya. Bunyi memberi arahan pada kami untuk pengambilan,” ujarnya kepada kontributor Suara.com, Kamis (19/12/2018).
Jarum
Baca Juga: PDIP Akui Elektabilitas Jokowi Kalah dari Prabowo di Banten
Melansir Dailystar, kasus benda tertelan juga pernah menimpa bayi yang mengalami kondisi kritis setelah diketahui ada jarum logam sepanjang 10 cm di perutnya.
Anak laki-laki ini tanpa sengaja menelan jarum tersebut. Jarum tersebut sebelumnya adalah jarum rajut dan tak diketahui bagaimana bisa sampai ke tangan anak itu.
Kejadian ini terjadi di Kota Bijie di Provinsi Guizhou, Tiongkok di awal tahun 2018.
Setelah melewati momen menakutkan, Dokter akhirnya berhasil melepaskan jarum dalam operasi yang berlangsung selama empat jam.
Ayah anak laki-laki itu Yu Fangzheng berkata, "Terima kasih atas bantuan dokter, anakku bisa selamat. Kami akan lebih berhati-hati ke depannya," ungkapnya kala itu.
Daun Ganja
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia