Suara.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui elektabilitas Jokowi-Maruf Amin saat ini masih kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Provinsi Banten. Untuk itu ia menargetkan, pada Pilpres 2019, pasangan petahana itu bisa unggul dari pasangan rival.
Hal itu diungkap Hasto usai menggelar rapat internal PDIP dan silaturahmi di kediaman Ketua Kadin Banten Mulyadi Jayabaya, Jalan Rangkasbitung-Pandeglang, KM 7, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (20/12/2018).
"Tapi nanti Januari 2019 saya yakin sudah setara lah, karena sekarang hanya beda tipis," kata Hasto seperti dilansir Bantenhits.com.
Menurutnya, elektabilitas pasangan nomor urut satu akan melebihi pasangan nomor urut dua setelah beberapa program pembangunan di Lebak rampung dan bisa digunakan masyarakat.
"Apalagi ada Bendungan Karian yang setelah sekian lamanya tidak berjalan, pada era Jokowi dikerjakan dan akan rampung, jalan tol juga," ujarnya lagi.
Terlebih, kata dia, saat ini Golkar mulai berada di barisan pemenangan Jokowi-Maaruf Amin sehingga beberapa tokoh berpengaruh di Banten termasuk Gubernur Banten juga akan all out mendukung kemenangan pasangan petahana ini.
"Kita optimis karena Ma’aruf Amin warga Banten asli, belum lagi kita sekarang didukung Bupati Lebak, Ahmed Zaki Iskandar, keluarga besar Banten, Gubernur Banten dan Mulyadi Jayabaya," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Minta Tarik Pasukan dari Nduga, Gubernur Papua akan Bertemu Jokowi
-
Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Turun, Djoko: Tenang Saja
-
Dengar Curhat, Sandiaga Terenyuh Terus Peluk Maruf
-
Jalan dari Tegal, Rahman Curhat ke Prabowo saat Ini Rakyat Menjerit
-
Jalan Kaki dari Tegal, Rahman Langsung Disuruh Prabowo Buatkan Mie Ayam
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin