Suara.com - Hubungan seksual adalah sesuatu yang lumrah dilakukan oleh pasangan suami istri. Namun, ada kebiasaan yang wajib dilakukan oleh perempuan setelah bercinta.
Melansir dari Himedik, setiap wanita wajib buang air kecil setelah melakukan aktivitas ini. Pasalnya, kencing bisa mengurangi risiko terkena ISK atau infeksi saluran kencing.
ISK biasanya muncul dengan rasa nyeri di punggung bawah serta rasa ingin buang air kecil tapi tidak keluar yang sering disebut anyang-anyang. Selain itu, juga muncul rasa perih ketika buang air kecil.
Hal ini terjadi karena bakteri yang telah menginfeksi beberapa organ wanita, terutama bagian saluran kencing, yaitu uretra dan kandung kemih. Bakteri tersebut muncul dari berbagai sumber, misalnya dari Mr P, kondom, sex toys, atau tangan ketika merangsang area Mrs V.
Saat bercinta, Mrs V, area pantat atau Mr P akan terpapar bakteri dari berbagai sumber. Bakteri dan kuman akan masuk menuju saluran kencing.
Ketika seorang wanita kencing, maka bakteri bakal terdorong keluar dari saluran kencing. Ini akan mencegah bakteri masuk lebih dalam menuju kandung kemih.
Jika ini tidak sering dilakukan, maka seseorang bisa mencapai kondisi parah, di mana darah bisa saja muncul bersama kencing.
Wanita lebih disarankan untuk buang air kecil karena jarak antara Mrs V dengan area pantat sangatlah dekat, yaitu kurang dari 5 sentimeter. Namun, ini tidak menutup kemungkinan jika pria juga bisa mengalami kondisi serupa.
Pastikan kamu harus buang air kecil sebelum tidur nyenyak. Jangan biarkan sampai semalaman. Kamu bisa memancingnya dengan minum banyak air.
Bila perlu, bersihkan Mrs V dengan sabun pembersih khusus. Hindari penggunaan pembersih yang menggunakan pewangi. Setelah kamu buang air kecil, kamu bisa kembali bermesraan dengan pasanganmu.
Himedik/Yuliana Sere
SUMBER: Himedik.com
Berita Terkait
-
Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar
-
5 Arti Mimpi Buang Air Kecil di Toilet Menurut Psikologi dan Primbon Jawa
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
-
Kencing di Dalam Bioskop, Pentingnya Jaga Adab Ruang Publik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?