- Laporan pelanggaran buang air kecil sembarangan di New York City meningkat tajam hingga 50 persen sejak April 2025.
- Pemerintah kota berencana mengalokasikan anggaran 4 juta dolar AS untuk membangun 30 toilet umum otomatis sebagai solusi.
- Pejabat setempat mengusulkan kenaikan denda dari 50 dolar AS menjadi 500 dolar AS untuk memberikan efek jera.
Suara.com - Fenomena buang air kecil sembarangan di New York City melonjak tajam dalam setahun terakhir.
Data terbaru menunjukkan peningkatan hampir 50% laporan terkait pelanggaran tersebut sejak April 2025.
Menurut laporan Divisi Quality of Life NYPD, tercatat 316 aduan sepanjang 2026 hingga pertengahan April.
Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 214 laporan.
Fenomena ini terjadi di berbagai lokasi, mulai dari taman, trotoar, hingga sisi bangunan.
Meski kota memiliki peta fasilitas toilet publik, praktik buang air sembarangan tetap marak.
Dilansir dari NY Post, pihak dewan kota menyebut lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya keluhan lain terkait kualitas hidup warga, seperti penggunaan narkoba, kebisingan, hingga perilaku tidak tertib di ruang publik.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan menurunnya kenyamanan kota.
Sebagai solusi, Wali Kota Zohran Mamdani berencana meluncurkan program senilai 4 juta dolar AS untuk membangun hingga 30 toilet umum modular yang dapat membersihkan diri secara otomatis.
Baca Juga: Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban
Saat ini, pelanggaran buang air kecil di tempat umum dikategorikan sebagai pelanggaran ringan dengan denda sekitar 50 dolar AS.
Namun sejumlah pejabat menilai sanksi tersebut terlalu ringan untuk memberikan efek jera.
Seorang anggota legislatif dari Partai Republik, Alec Brook-Krasny, bahkan mengusulkan kenaikan denda hingga 500 dolar AS.
“Pelanggar harus menghadapi konsekuensi yang lebih tegas,” bunyi rancangan aturan tersebut.
Berita Terkait
-
Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban
-
Toilet Ramah Lingkungan Jadi Biang Kerok 4000 Tentara AS Ngantri BAB di Kapal Induk
-
Bikin Bangga, 6 Remaja Indonesia Tampil Menembus Panggung Megah Carnegie Hall di New York
-
Aldi Taher Sujud Syukur Bakal Terbang ke New York Fashion Week, Siap Pamer Batik Lokal
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
-
Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?
-
DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka
-
Bikin Skenario Brutal Serang Orang Yahudi, Dua Remaja AS Terancam Hukuman Berat
-
KPK Dalami Aliran Dana CSR di Kasus Madiun, Dirut Perumda Ikut Diperiksa
-
Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?
-
Prabowo Harus Diturunkan? Kritik Keras Saiful Mujani soal Ancaman Konstitusi dan Demokrasi
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK
-
Belum Ada APAR untuk Mobil Listrik, DPRD DKI Peringatkan Risiko Kebakaran