News / Internasional
Jum'at, 24 April 2026 | 16:10 WIB
ilustrasi kencing sembarangan. [Envato]
Baca 10 detik
  • Laporan pelanggaran buang air kecil sembarangan di New York City meningkat tajam hingga 50 persen sejak April 2025.
  • Pemerintah kota berencana mengalokasikan anggaran 4 juta dolar AS untuk membangun 30 toilet umum otomatis sebagai solusi.
  • Pejabat setempat mengusulkan kenaikan denda dari 50 dolar AS menjadi 500 dolar AS untuk memberikan efek jera.

Suara.com - Fenomena buang air kecil sembarangan di New York City melonjak tajam dalam setahun terakhir.

Data terbaru menunjukkan peningkatan hampir 50% laporan terkait pelanggaran tersebut sejak April 2025.

Menurut laporan Divisi Quality of Life NYPD, tercatat 316 aduan sepanjang 2026 hingga pertengahan April.

Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 214 laporan.

Fenomena ini terjadi di berbagai lokasi, mulai dari taman, trotoar, hingga sisi bangunan.

Meski kota memiliki peta fasilitas toilet publik, praktik buang air sembarangan tetap marak.

Balon Dinosaurus Sinclair Oil Corporation selama Parade Hari Thanksgiving Macy Tahunan ke-96 di New York City, Amerika Serikat, Kamis (24/11/2022). [Yuki IWAMURA / AFP]

Dilansir dari NY Post, pihak dewan kota menyebut lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya keluhan lain terkait kualitas hidup warga, seperti penggunaan narkoba, kebisingan, hingga perilaku tidak tertib di ruang publik.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan menurunnya kenyamanan kota.

Sebagai solusi, Wali Kota Zohran Mamdani berencana meluncurkan program senilai 4 juta dolar AS untuk membangun hingga 30 toilet umum modular yang dapat membersihkan diri secara otomatis.

Baca Juga: Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban

Saat ini, pelanggaran buang air kecil di tempat umum dikategorikan sebagai pelanggaran ringan dengan denda sekitar 50 dolar AS.

Namun sejumlah pejabat menilai sanksi tersebut terlalu ringan untuk memberikan efek jera.

Seorang anggota legislatif dari Partai Republik, Alec Brook-Krasny, bahkan mengusulkan kenaikan denda hingga 500 dolar AS.

“Pelanggar harus menghadapi konsekuensi yang lebih tegas,” bunyi rancangan aturan tersebut.

Load More