Suara.com - Ternyata, menyimpan produk kebersihan rumah alias cairan pembersih dalam satu tempat bisa sangat berbahaya. Hal itulah yang dipelajari oleh Dominique Heath, seorang ibu yang tanpa sadar mencampur cairan toilet unblocker dan cairan pemutih pakaian saat membersihkan toilet tersumbat.
Tanpa sengaja ia menciptakan awan gas klorin beracun, senjata kimia yang biasa digunakan dalam perang.
Tiba-tiba saja Heath merasa mata dan tenggorokannya terbakar. Ia lalu menelepon pemadam kebakaran yang dengan cepat mengevakuasi Heath dari rumahnya sendiri.
Tetapi nyatanya, hal tersebut bukan satu-satunya kombinasi bahan kimia yang harus Anda khawatirkan. Apa saja bahan kimia yang tidak boleh dicampur? Berikut seperti mengutip Mirror.
Hindari mencampur cairan pemutih
Misal, mencampur cairan pemutih pada hal lain selain air adalah ide yang sangat sangat buruk. Apa yang terjadi jika Anda secara tidak sengaja mencampur pemutih dengan sesuatu selain air?
Mencampur cairan pemutih dengan perlengkapan pembersih rumah seperti semir furnitur, pembersih jendela, pembersih oven atau apa pun yang mengandung amonia dapat menghasilkan uap kloramin yang dapat menyebabkan mual-mual, batuk, sesak napas bahkan pneumonia.
Mencampur pemutih dengan cuka.
Meskipun kombinasi tersebut terdengar seperti cairan desinfektan yang bagus, campuran antara pemutih dengan cuka akan membuat gas klorin yang berbahaya.
Baca Juga: Kurang Populer, 5 Face Oil Ini Ternyata Juga Kaya Manfaat
Alkohol juga harus Anda simpan jauh-jauh dari pembersih rumah seperti pemutih. Karena campuran keduanya akan membuat asam klorida dan kloroform yang bisa membuat seseorang pingsan bahkan kematian.
Selain itu, asam klorida juga dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.
Cairan hidrogen dan cuka
Produk lain yang harus Anda hindari adalah campuran hidrogen peroksida dan cuka yang dapat membentuk asam perasetat yang menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan sistem pernapasan.
Soda kue dan cuka
Bukan hanya peralatan rumah tangga, Anda juga harus memastikan di dapur, soda kue dan cuka disimpan pada jarak yang cukup jauh. Ketika tercampur bersama, soda kue akan berbusa dan bisa meledak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026