Suara.com - Berapa sering seseorang harus buang air besar tidak sama bagi semua orang untuk menandai apakah ia memiliki masalah pencernaan.
Ada yang bisa tiga kali dalam sehari, ada pula yang justru tiga kali dalam seminggu. Keduanya sah-sah saja, selama Anda tidak mengalami masalah kesehatan yang serius.
Namun, waktu buang air besar yang paling baik idealnya harus dilakukan di pagi hari karena beberapa manfaat.
Manfaat BAB di pagi hari
“Pagi hari adalah waktu buang air besar yang paling baik,” ungkap Dr Kenneth Koch, seorang spesialis masalah pencernaan (gastroenterologi) di Wake Forest Baptist Medical Center, mengutip dari Women’s Health. Koch menjelaskan bahwa buang air besar idealnya menjadi hal paling pertama yang harus dilakukan setelah Anda bangun pagi.
Di pagi hari, alarm internal tubuh Anda mulai kembali berjalan. Hal ini menandakan bahwa usus besar Anda akan mulai berkontraksi lebih keras untuk memproses makanan yang Anda makan di hari sebelumnya. Bahkan, kontraksi usus besar ini 3 kali lebih keras saat kita bangun di pagi hari ketimbang sedang tidur.
Kira-kira 30 menit setelah Anda bangun, biasanya dorongan untuk buang air besar mulai terasa. Anda bisa melakukan peregangan atau minum kopi untuk membantu mendorong feses keluar dari tubuh Anda dengan lebih cepat.
Ya, kopi dapat membantu merangsang tubuh kita untuk buang air besar dengan cara membuat usus berkonteraksi dan kemudian mendorong feses ke rektum. Jadi, bukan hal yang aneh jika ada orang minum kopi di pagi hari kemudian langsung buang air besar.
Meski pagi hari adalah waktu buang air besar yang direkomendasikan ahli, tidak berarti semua orang harus buang air besar setiap pagi. Pada dasarnya bukan soal waktu, tapi rutin. Jadi, hal paling tepat adalah buang air besar di waktu yang sama setiap harinya.
Baca Juga: ABL 2018/2019: Tekuk Vampire, CLS Knights Akhiri Puasa Kemenangan
Jika Anda merasa lebih nyaman buang air besar pada siang hari, maka lakukanlah. Begitu pula jika Anda terbiasa buang air besar di malam hari. Namun, pastikan kalau setiap Anda buang air besar, Anda melakukannya di waktu yang sama.
Lakukan BAB secara rutin
Prinsipnya sederhana, buatlah jadwal buang air besar yang rutin setiap harinya karena hal tersebut dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Nah, cara terbaik yang bisa dicoba adalah dengan melakukan segala hal yang dapat membuat kebiasaan buang air besar Anda teratur dilansir Hello Sehat .
Hal ini bisa dimulai dengan mengubah pola makan Anda. Sebelum beraktivitas, jangan lupa sarapan yang kaya serat. Kandungan serat pada makanan yang Anda konsumsi dapat menjaring residu pada saluran usus Anda dan nantinya dapat merangsang sistem pencernaan Anda untuk segera buang air besar. Bila Anda suka, segelas kopi di pagi hari juga bisa membantu Anda merasa kebelet untuk buang air besar.
Tidak hanya pada hari-hari tertentu, tapi upayakan untuk melakukan kebiasaan ini setiap hari. Dengan begitu, Anda akan tahu persis kapan dorongan untuk buang air besar akan datang menghampiri.
Sebaliknya, tidak teratur BAB justru dapat menyebabkan Anda mengalami buang air yang tak tuntas. Akibatnya, Anda membutuhkan waktu lebih dari satu kali untuk buang air besar. Tak hanya itu, perut pun jadi terasa lebih begah, kembung, atau bergas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS