Suara.com - Wajib Baca! Ini Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang si Kecil.
Para ayah juga memiliki keterlibatan secara aktif untuk menentukan kualitas tumbuh kembang si kecil, bukan hanya sejak lahir melainkan sejak dalam kandungan.
Kesibukan kerja yang mendera sering kali jadi alasan para ayah untuk menyerahkan sepenuhnya pengasuhan anak pada istri, bahkan kurangnya kontak fisik berupa kasih sayang dengan si ibu dan anak saat kehamilan istri.
Padahal kondisi saat hamil, ibu dan anak sangat butuh sentuhan kasih sayang. Jadi, yuk para ayah simak apa saja yang harus dilakukan untuk berkontribusi dalam mengurus dan memberi perhatian sejak bayi dalam kandungan agar tumbuh kembang anak berjalan dengan baik menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Dr Rose Mini Agoes Salim dalam launching Pigeon Baby Toiletries di Restoran di Seribu Rasa, Jakarta Selatan.
1. Mengelus perut istri dengan kasih sayang
Mengelus perus istri saat hamil merupakan bentuk dukungan terhadapnya. Hal itu baik untuk suasana hati dan pikirannya sehingga sugesti pada si jabang bayi pun juga baik.
2. Mengelus dan bicara saat anak bergerak atau kontraksi di kehamilan pertengahan hingga akhir
Jadi ketika saat kehamilan si ibu merasakan gerakan si anak di dalam perut, sang ayah juga berperan untuk mengelus perut dan berbicara pada anak. Terdengar aneh, tapi hal ini cukup baik karena sugesti batin yang ia rasakan saat bergerak dan mendengar suara orang tuanya akan membuatnya tenang.
3. Hadir dan membantu saat lahiran istri
Baca Juga: Vanessa Angel Akan Ditahan di Polda Jatim
Kehadiran suami saat istri melahirkan sangat penting untuk membuat persalinan istri makin tenang dan bayi juga mendapat sentuhan pertama dari sang ibu dan ayah saat lahir ke dunia.
4. Kontribusi mengurus bayi
Seusai melahirkan si ibu sangat lemah dan butuh waktu istirahat yang cukup. Jadi, peran ayah di sini harus turut membantu mengurus bayi seperti menidurkannya dan mengganti popok. Sentuhan ayah pada bayi juga akan mensugestinya untuk merasa dekat dengan sang ayah ke depannya.
5. Ajak bayi bicara dan bermain
Bukan hal yang sulit, peran ayah untuk menemani bayi dan mengajaknya bicara dengan berekspresi dan bermain dapat merangsang bayi.
Makin dekat ayah dan ibu pada bayi dengan memberikan stimulasi berupa gerakan dan ekspresi, maka makin baik pula stimulasi perkembangan pendengaran dan penglihatannya untuk belajar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?