Suara.com - Amerika memang telah meresmikan pernikahan sesama jenis. Namun, tampaknya tak semua warganya atau orang yang tinggal di sana setuju dengan hal itu.
Hal ini terlihat dari keluhan seorang wanita dari Upper West Side, New York, terhadap Uber dan seorang pengemudi Uber yang disangka homofobia.
Melansir dari Page Six, Sara Held mengklaim dia didiskriminasi pada 18 Desember silam setelah menjemput istrinya, Zoe Adjonyoh, di JFK. Dalam perjalanan selama 45 menit, pasangan itu saling bertukar ciuman dan berdiskusi tentang memulai sebuah keluarga.
Satu jam kemudian, Held diberi tahu bahwa akun Ubernya telah ditangguhkan. Rupanya dia dilaporkan karena perilaku yang tidak pantas.
Keluhan yang masuk di Komisi Hak Asasi Manusia NYC mengungkapkan bahwa pengemudi itu 'berkelahi' dan dia dengan paksa melemparkan tas Held ke tanah. Bahkan Uber mengabaikan permintaan Held untuk kejelasan informasi selama lebih dari seminggu.
Melansir dari Britannica, homofobia secara budaya menimbulkan rasa takut atau prasangka terhadap kaum homoseksual yang terkadang memanifestasikan dirinya dalam batasan hukum atau, dalam kasus-kasus ekstrem, intimidasi atau bahkan kekerasan terhadap kaum homoseksual.
Istilah homofobia diciptakan akhir 1960-an dan digunakan secara mencolok oleh George Weinberg, seorang psikolog klinis Amerika melalui bukunya yang berjudul Society and the Healthy Homosexual (1972).
Walaupun akhiran fobia menunjuk pada ketakutan irasional, dalam kasus homofobia, kata itu merujuk pada kecenderungan sikap mulai dari tidak suka ringan hingga kebencian terhadap orang-orang yang tertarik secara seksual atau romantis kepada orang-orang dari jenis kelamin yang sama.
Homofobia adalah respons yang dikondisikan secara budaya terhadap homoseksualitas. Namun, sikap terhadap homoseksual sangat bervariasi antar budaya dan dari waktu ke waktu. (Dwi Citra Permatasari Sunoto)
Baca Juga: Wanita Ini Hobi Kembalikan Belanjaan Baju ke Toko setelah Dipakai Sekali
Berita Terkait
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
Siapa Chiko Jeffrey Ingham? Viral Diduga Menikah Sesama Jenis Pakai Adat Jawa
-
Heboh! Pernikahan Diduga Sesama Jenis di Sulsel, Kepala Desa Ungkap Fakta Ini
-
Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Warin dan Aki Rayakan "Hidup Baru"
-
Pernikahan Sesama Jenis Legal di Thailand, Bagaimana Aturan Adopsi dan Identitas Gender?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien