Suara.com - Penting Banget, 5 Cara Cegah Batu Ginjal Terjadi di Usia Muda
Batu ginjal merupakan penyakit yang sangat merepotkan. Tak hanya menyebabkan nyeri dan sulit buang air kecil, komplikasi batu ginjal juga bisa menyebabkan terjadi gagal ginjal di kemudian hari.
Dilansir Himedik dari Harvard Health Publishing, batu ginjal terbentuk ketika adanya kristalisasi di ginjal dan bisa menyebar ke saluran kemih.
Kebanyakan batu terjadi ketika kalsium bergabung dengan salah satu dari dua zat, oksalat atau fosfor. Batu juga bisa terbentuk dari asam urat, yang terbentuk saat tubuh mencerna protein.
Ketika batu tersangkut di saluran kemih dan menghalangi laju urine, rasa nyeri akan timbul. Karena itu, cegah batu ginjal sejak sekarang, dengan cara-cara berikut ini:
Minum air putih
Minum air putih dapat mencairkan substansi dalam urine yang menyebabkan batu. Usahakan minum cukup cairan (kira-kira 8 gelas ukuran 8 ons) untuk mengeluarkan 2 liter urin per hari.
Mungkin bisa juga tambahkan beberapa minuman jeruk, seperti lemon dan jus jeruk. Sitrat dalam minuman ini membantu menghambat pembentukan batu.
Cukupi kebutuhan kalsium
Baca Juga: Serena Kaget Fotonya Dicuri Pak Guru untuk Dijajakan sebagai PSK Online
Terlalu sedikit kalsium dalam makanan dapat menyebabkan kadar oksalat meningkat dan menyebabkan batu ginjal. Untuk mencegah hal itu terjadi, pastikan untuk mengonsumsi sejumlah kalsium sesuai kebutuhan harian.
Pria berusia 50 tahun ke atas harus mendapatkan 1.000 mg kalsium per hari, bersama dengan 800 hingga 1.000 unit internasional (IU) vitamin D untuk membantu tubuh menyerap kalsium. Namun, dapatkan kalsium dari makanan, karena beberapa penelitian mengaitkan penggunaan suplemen kalsium dengan batu ginjal.
Kurangi natrium
Diet tinggi natrium dapat memicu batu ginjal karena meningkatkan jumlah kalsium dalam urin. Pedoman saat ini menyarankan membatasi asupan natrium harian total menjadi 2.300 mg.
Namun, jika sebelumnya pernah menderita batu ginjal yang disebabkan oleh natrium, cobalah kurangi asupan harian menjadi 1.500 mg.
Batasi protein hewani
Berita Terkait
-
Kedua Ginjal Nenek Ini Sudah Diangkat, Ternyata Dokter Salah Diagnosis
-
Sempat Sepelekan Gejalanya, Anna Kendrick Ternyata Sakit Batu Ginjal
-
Viral Kisah Bocah 9 Tahun Sendirian Antar Ibunya yang Sakit Ginjal ke RS
-
Bertahan Hidup dengan 1 Ginjal karena Kanker, Ini yang Dilakukan Rifaldi
-
Tren Penderita Kanker Bergeser Ke Usia Muda, Kenapa?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS