Suara.com - Terkejut dan marah, itulah reaksi gadis bernama Serena Ngu Qian Xing di Malaysia, setelah mendapati foto-fotonya tersebar di grup obrolan mesum dalam aplikasi Telegram.
Serena, seperti diberitakan MStar.com, Selasa (12/2/2019), bertambah terkejut setelah mengetahui foto-foto seksi dirinya disebar oleh lelaki yang berprofesi sebagai guru sekolah menengah di Kuala Lumpur.
“Aku terkejut dan marah setelah mendapat laporan dari temanku yang menjadi anggota grup obrolan Telegram bernama Matscandal. Kata dia, foto-fotoku disebar oleh seorang guru di grup. Tak hanya itu, guru yang menyebar fotoku menyebutku sebagai pelacur,” jelas Serena.
Setelah mendapat laporan tersebut, Serena meminta lunk grup itu kepada sang teman. Setelah bergabung, ia menemukan banyak foto-fotonya yang dicatut dari akun media sosial tersebar.
"Aku memarahi guru itu di dalam grup. Dia lantas memblokirku. Tapi administrator grup itu mengirim pesan kepadaku bahwa seluruh foto-foto itu telah dihapus.”
Untuk membuat malu pelaku, Serena lantas mengunggah foto hasil bidik layar dirinya tengah memarahi guru penyebar foto-fotonya.
Ternyata, banyak siswi maupun mantan siswi guru itu mengirimkan pesan pribadi kepada Serena untuk mengungkap jati diri lelaki mesum tersebut.
“Ada siswi dan mantan siswinya yang mengatakan, guru tersebut memang mesum. Mereka ada yang menjadi korban, dirayu, diajak bepergian untuk dicabuli,” ungkapnya.
Gadis yang berprofesi sebagai ahli kecantikan di klinik kawasan Johor Baru itu akhirnya melaporkan kelakuan guru tersebut kepada polisi.
Baca Juga: Hubungan Kandas, Pasangan Ini Belum Nikah tapi Ribut Harta Gono Gini
”Polisi kini sudah bergerak, mencari guru tersebut. Saya berharap, siapa pun yang menjadi korban orang yang sama, melakukan hal serupa, yakni lapor ke polisi. Kita perempuan jangan hanya diam saat dilecehkan,” harapnya.
Ia juga mengirimkan pesan kepada seluruh lelaki mesum bahwa, ”Jika Anda bernafsu karena foto-fotoku atau perempuan lain, silakan kendalikan nafus Anda sendiri. Sebab, semua masalah bukan pada kami, tapi dari pikiran Anda.”
Berita Terkait
-
WNI Diduga Jadi Korban Mutilasi, Polisi Malaysia Ambil Sampel DNA Keluarga
-
Heboh Pernikahan Anak 11 Tahun di Malaysia, Korban dari Rohingya
-
2 Nakhoda Kapal Malaysia Jadi Tersangka Pencurian Ikan di Laut Indonesia
-
Tangisi Ahmad Dhani di Konser Reuni Dewa 19, Dul Jaelani : Makasih Ayah....
-
Keren, Ada Atraksi Barongsai di Akuarium Bareng Hiu di Malaysia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar