Suara.com - Dokter: Bahaya Virus HPV Tak Sekadar Sebabkan Kanker Serviks
Virus HPV atau Human Papilloma Virus selama ini dikaitkan dengan risiko mengidap kanker serviks. Padahal menurut Prof. Dr. dr. Andrijono, Sp.OG(K), selaku Ketua HOGI (Himpunan Ginekologi Onkologi Indonesia) virus ini juga bisa memicu berbagai kanker lain termasuk kanker penis, anus, orofaring dan sebagainya.
Kanker serviks sendiri, kata Prof Andri disebabkan oleh infeksi HPV tipe onkogenik, utamanya oleh tipe 16 dan 18. Selain kanker serviks, HPV tipe onkogenik inilah yang menjadi penyebab kanker lainnya.
"Di Amerika, kanker orofaring akibat rokok menurun, tapi kanker orofaring akibat HPV meningkat. Bahkan telah ditemukan juga HPV pada kanker payudara, paru, dan kolorektal,” ujar Prof. Andri dalam temu media, baru-baru ini.
Gawatnya lagi, virus HPV juga telah ditemukan beredar dalam darah. Tinggal menunggu waktu saja di organ mana HPV menyerang hingga menyebabkan kanker.
“Tinggal tunggu saja kapan kanker muncul. Virus tidak bisa dihilangkan, hanya bisa diusahakan dengan meningkatkan daya tahan tubuh untuk membasmi virusnya,” imbuhnya.
Yang terpenting kata Prof Andri adalah melindungi diri dari infeksi HPV sedini mungkin. Pencegahan primer bisa dilakukan dengan vaksinasi.
Jakarta telah memulai proyek percontohan vaksinasi HPV untuk siswi kelas 5 SD dan sederajat beberapa waktu lalu. Prof Andri pun berharap program vaksinasi HPV bisa jadi program nasional.
“Kita harapkan segera menjadi program nasional,” tegas Prof. Andri.
Baca Juga: Raisa Punya Bayi Perempuan, Postingan Mantan Pacarnya Diserbu
Vaksinasi dianggap sebagai pencegahan primer karena telah terbukti menurunkan insiden kanker serviks. Prof Andri mencontohkan program vaksinasi HPV di Australia berhasil menurunkan insiden kanker hingga 40 persen.
“Akhirnya mereka berganti ke vaksin, dan insiden kanker serviks turun 40 persen. Australia mencanangkan 2030 bebas kanker serviks karena mereka telah memulai program vaksinasi HPV nasional sejak 2007," tandas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Setiap Hari, 50 Perempuan Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks
-
Tidak Jaga Kebersihan Tangan Bisa Picu Kanker Serviks, Ini Penjelasannya
-
Waspada Campak, New South Wales Keluarkan 9 Peringatan di Tahun 2019
-
Jenguk Bayi yang Baru Lahir, Jangan Asal Cium!
-
Tak Lulus SMA & Punya Klinik Oplas, Dokter Gadungan Ini Jadi Buron
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga