Suara.com - Disebut Bisa Besarkan Payudara, Iklan Santan Ini Tuai Kontroversi
Santan memiliki ragam manfaat bagi kesehatan, karena tingginya kandungan zat besi dan magnesium. Namun sebuah iklan santan di China menjadi kontroversi, setelah memperlihatkan manfaat membesarkan payudara.
Dikutip Himedik dari South China Morning Post, iklan santan ini mendapat kecaman karena dinilai menyesatkan.
"Minumlah satu kaleng sehari dan lekuk tubuhmu akan membuat orang bersemangat, menjadi lebih cantik dan lebih penuh, minum lebih banyak santan setiap hari dapat membuat payudara (kamu) lebih penuh," demikian isi iklan tersebut.
Pengemasan dan iklan cetak produsen santan itu juga menarik reaksi keras karena terlalu berani dan agak cabul. Iklan santan itu juga dikecam karena melibatkan beberapa wanita yang menggunakan pakaian ketat.
Beberapa orang pun terkejut saat mereka menemukan iklan tersebut nyata.
"Ketika saya pertama kali melihat iklan itu, saya pikir beberapa netizen baru saja membelinya. Baru sekarang saya menyadari itu benar dan bukan seseorang yang bercanda," sebuah komentar di Weibo.
"Apakah mereka benar-benar mencoba menjual minuman? Iklan-iklan itu membuat mereka terdengar seperti sebuah perusahaan yang membuat produk pembesaran payudara," tulis yang lain.
Pemerintah China saat ini sedang menyelidiki perusahaan tersebut.
Baca Juga: Pria Ini Ancam Jual Skandal Mantan Jutaan Rupiah Usai Diputusin
Di sisi lain, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa minum santan atau mengoleskannya di payudara bisa membuat payudara lebih besar.
Bagaimana, tertarik mengonsumsi santan untuk memperbesar payudara? (Himedik/Vika Widiastuti)
Berita Terkait
-
Jalani Mastektomi, Perempuan Ini Dapat Pesta Kejutan Meriah
-
KPU Ajak Dewan Pers dan KPI Rapat soal Kampanye dan Iklan Pilpres 2019
-
Implan Payudara Tingkatkan Kasus Kanker Langka di Amerika Serikat
-
John Legend dan Adam Levine Ganti Popok Bayi, Warganet Histeris
-
Awas! Implan Payudara Tingkatkan Risiko Kanker Langka Ini
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?