Suara.com - Peningkatan Gizi Jadi Syarat Mutlak Indonesia Cetak Calon Juara.
Legenda bulutangkis nasional, Susi Susanti, membagikan resep dan racikan pas agar Indonesia mampu menelurkan generasi juara di turnamen bulutangkis dunia.
Hal tersebut ia utarakan saat mengisi acara konferensi pers Daihatsu Astec Open 2019 di Jakarta, Senin, (25/2/2019).
Kata peraih medali emas di Olimpiade Barcelona 1992 tersebut, selain pembinaan sejak dini, ikut turnamen dan beragam uji coba, para calon atlet juga harus diberi pemahaman mengenai gizi sehat seimbang.
"Kita ingin memberi tahu anak kalau mau menjadi juara dunia harus bagaimana. Selain belajar teknik pukulan, akan ada tim mengembangkan bukan hanya secara teknis tetapi juga non teknis," kata Susi dihadapan wartawan.
Selaras dengan harapan Susi Susanti, produk susu kaya gizi, Frisian Flag Indonesia turut serta mendukung gelaran Daihatsu Astec Open 2019.
Dengan perannya, Frisian Flag Indonesia akan melakukan sosialisasi tentang asupan gizi seimbang, rutin minum susu, dan menerapkan gaya hidup aktif untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan generasi muda demi meraih potensi maksimal.
"Untuk dapat bertanding dengan baik dan menjadi juara di Daihatsu Astec Open, anak-anak dan pemuda calon atlet bulutangkis harus menjaga asupannya dan makan makanan bergizi seimbang serta minum susu secara teratur," papar Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro dalam acara yang sama.
Tahun ini Daihatsu Astec Open 2019 akan digelar untuk yang keempat kalinya dan diikuti setidaknya 6000 peserta dari berbagai kota di Indonesia mulai dari kategori U11, U13, U15 dan U17.
Baca Juga: Kunjungi Gresik, Prabowo Bersumpah Gunakan Jabatan Untuk Rakyat Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga