Suara.com - Pernikahan Syahrini dan Reino Barack di Jepang pada Rabu (27/2/2019) yang sempat menyedot perhatian hingga kini masih menjadi bahan perbincangan. Bahkan baru-baru ini tersebar foto Syahrini sungkem pada wanita lansia yang dikabarkan nenek Reino.
Dalam foto itu nenek Reino tampak masih sehat meskipun sudah berusia senja. Karakter awet muda nenek Reino ini juga lekat pada penampilan ibunda Reino, Reiko Barack, yang disebut-sebut sebagai orang Jepang asli.
Dikutip HiMedik dari Times of News pada 2018 lalu, Jepang memang menduduki puncak tabel harapan hidup secara global. Menurut studi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), harapan hidup wanita Jepang mencapai usia 87 dan pria 80,5 tahun.
Sedangkan rata-rata harapan hidup seluruh negara di dunia adalah sampai 71 tahun. Sangat jauh bukan?
Jadi, apa sebenarnya rahasia orang Jepang agar tetap sehat sampai tua? Dihimpun dari Times of News, berikut adalah 5 kebiasaan sehat orang Jepang yang membuat mereka panjang umur:
1. Makan banyak sayuran
Kunci umur panjang orang Jepang adalah diet tradisional mereka, yang terdiri dari makanan segar dan tidak diolah. Mereka makan makanan yang seimbang dan banyak makan sayur serta buah musiman. Pada dasarnya, makanan tradisional mereka termasuk daging panggang, sup, dan teh.
2. Menyukai makanan laut
Bagi orang Jepang, makanan laut sangat penting. Ikan adalah elemen yang sangat diperlukan dalam masakan tradisional Jepang, seperti washoku.
Orang Jepang tidak menikmati makanan cepat saji dan berkalori tinggi, sebaliknya, mereka suka menikmati beragam sayuran, ikan, dan nasi.
Baca Juga: Tips Nyeleneh Awet Muda Ala Kim Kardashian
Rumput laut, yang kaya nutrisi, adalah bagian penting dari makanan mereka sehari-hari. PBB mengungkapkan bahwa masyarakat Jepang mengonsumsi sekitar 100.000 ton rumput laut per tahun.
3. Banyak minum teh
Konsumsi teh merupakan bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari orang Jepang. Sebagian besar teh yang dikonsumsi di Jepang berwarna hijau.
Teh hijau Jepang Matcha, yang digerus halus dari seluruh daun menjadi bubuk teh hijau, memiliki banyak manfaat kesehatan. Teh Matcha dianggap bernilai tinggi karena rasanya yang tajam, rasa manisnya yang melekat, dan kandungan antioksidan, klorofil, dan seratnya yang tinggi.
4. Makan dengan piring yang kecil
Ternyata, orang Jepang selalu mengontrol porsi makanannya. Mereka makan menggunakan piring yang kecil, dan mereka lebih mementingkan kualitas makanan, bukan kuantitas.
Berita Terkait
-
Pernikahan Syahrini dengan Reino Barack Dicibir, Ini Kata Adik
-
Syahrini Unggah Video Momen Sungkem ke Ibu
-
Bikin Kaget, Tampak 25an Tahun, Dokter Gigi Ini Ternyata Berusia 50 Tahun
-
Super Singkat, Persiapan Pernikahan Syahrini Hanya Butuh Waktu Seminggu
-
Air Mata Syahrini saat Minta Restu untuk Dinikahi Reino Barack
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin