Suara.com - Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap tanggal 14 maret. Apalagi mengingat penyakit ginjal tak bisa disepelekan sehingga penting untuk mengatahui apa saja tanda-tanda penyakit ginjal
Melansir dari ndtv, HiMedik sudah merangkum 10 tanda penyakit ginjal yang wajib kamu tahu.
1. Kelelahan, kekurangan energi dan sulit berkonsentrasi
Ketika ginjal tidak berkinerja sebagaimana mestinya, maka seseorang akan merasakan semua gejala ini. Kelemahan dan anemia juga merupakan tanda penyakit ginjal.
2. Kulit kering dan gatal
Ginjal melakukan fungsi membuang sisa limbah dan cairan ekstra dari tubuh. Organ ini juga membantu dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga kekuatan tulang.
Ginjal juga bertanggung jawab atas pasokan mineral yang cukup dalam darah. Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, efeknya kulit akan kering dan gatal.
3. Sering buang air kecil
Gejala dari masalah ginjal adalah peningkatan frekuensi buang air kecil. Seseorang dengan masalah ginjal secara khusus akan merasa perlu buang air kecil lebih sering di malam hari.
Baca Juga: Kamu Perlu Tahu, Ini Deretan Penyakit Paling Mematikan di Dunia Versi WHO
Namun, sering buang air kecil juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih dan pembesaran prostat pada pria.
4. Sulit tidur
Ketika ginjal tidak dapat menyaring dengan benar, racun tetap berada di dalam darah.
Ini bisa membuat seseorang sulit tidur nyenyak di malam hari. Penyakit ginjal kronis sering terjadi pada orang dengan obesitas.
5. Darah dalam urine
Sambil menyaring limbah dari darah untuk membuat urine, ginjal yang sehat menjaga sel-sel darah dalam tubuh.
Namun, ketika saringan ginjal rusak, sel-sel darah ini mulai bocor di urine. Darah dalam urin adalah tanda penyakit ginjal, infeksi dan batu ginjal.
Berita Terkait
-
Hari Ginjal Sedunia 2019, Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini
-
Simak, Kata Dokter Soal Hubungan Minum Air dengan Risiko Batu Ginjal
-
Kencing Berbuih Tanda Penyakit Ginjal, Ini Penjelasan Dokter
-
Perut Buncit Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal Lho
-
Benarkah Pasien Ginjal yang Menjalani Cuci Darah Dipicu Hipertensi?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia