Suara.com - Cegah Stres, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Masuk Kerja di Harpitnas
Harpitnas alias Hari Kejepit Nasional merujuk pada hari kerja di antara dua hari libur. Bagi sebagian orang, bekerja di antara hari libur bisa sangat mengganggu kesehatan mental lho.
Penyebabnya beragam, ada yang kesal karena tidak dibolehkan cuti, stres karena pekerjaan yang masih banyak, ataupun berniat pura-pura sakit demi mendapat libur panjang.
Untuk itu, Suara.com merangkum beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental bagi Anda yang masih masuk kerja hari ini di harpitnas.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 tips jaga kesehatan mental di harpitnas.
1. Olahraga di pagi hari
Percaya nggak, cara terbaik untuk mengenyahkan rasa malas dan mencegah stres adalah dengan memaksa tubuh bergerak dan olahraga di pagi hari.
Pakar mengatakan dengan olahraga, tubuh akan terasa lebih segar. Manfaat pikiran yang lebih segar didapat karena saat olahraga, tubuh mengeluarkan hormon endorfin yang menimbulkan rasa bahagia.
2. Pindah lokasi kerja
Baca Juga: Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu
Mengerjakan pekerjaan di saat rekan kerja cuti bisa membuat Anda malas dan tak bersemangat. Karena itu, coba cari lokasi kerja baru untuk menghilangkan suntuk.
Anda bisa pindah meja kerja sementara untuk mencari suasana baru. Jika memungkinkan, tak ada salahnya untuk bekerja dari luar kantor agar pikiran lebih segar.
3. Istirahat kecil
Tidak selamanya bekerja selama berjam-jam menandakan produktivitas. Justru, bekerja tanpa jeda bisa membuat Anda gampang bosan dan meningkatkan risiko stres.
Untuk mengembalikan konsentrasi dan mood bekerja, Anda dianjurkan mengambil istirahat kecil setiap beberapa jam. Jalan kaki 5 menit keliling ruangan atau sekadar berdiri dan melakukan peregangan bisa bermanfaat lho.
4. Hindari multitasking
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia