Suara.com - Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu.
Tanpa disadari setiap orang memiliki ketertarikan pada sesuatu yang hijau. Datang ke tempat-tempat berbau alam, rindang, banyak pepohonan sudah menjadi sifat alami manusia.
Karenanya, orang di perkotaan harus memelihara tanaman atau berkebun untuk membawa kehijauan ke dalam ruangan karena ruang terbuka hijau yang minim. Dan, tahukah Anda jika ternyata kebiasaan ini memiliki manfaat bagi kesehatan mental?
Menurut survei baru-baru ini oleh Arboretum, 42 persen dari 2.000 peserta yang mengikuti survei mengatakan bahwa berada di sekitar tanaman dan berkebun meningkatkan kesehatan mental mereka.
Angka ini bahkan lebih tinggi di London, di mana lebih dari setengah (56 persen) mengaku tanaman membuat mereka lebih bahagia. Tetapi mengapa dan bagaimana ini bisa terjadi?
"Kami tahu bahwa tanaman dan berkebun sangat penting bagi kesehatan mental kita. Berinteraksi dengan alam membuat kita lebih santai dan membantu menenangkan pikiran. Dengan berkebun, hanya fokus pada tugas yang ada di tangan, baik itu penyiangan, pemangkasan atau penanaman, dapat memiliki efek positif yang luar biasa pada suasana hati Anda," ujar Direktur jenderal Royal Horticultural Society (RHS) pada Metro.co.uk.
Lebih lanjut, survei tersebut juga mengungkap 90 persen dari peserta mengatakan mereka merasa lebih baik hanya dengan berada di sekitar tanaman. Bukti pun terus terkumpul mengenai dampak positif dari berkebun dan hubungannya terhadap kesehatan mental kita.
Dalam hal ini, kata survei tersebut, mulai banyak dokter sekarang yang meresepkan berkebun untuk pasien mereka. Hal ini selaras dengan Dr Faisal Maassarani, yang merupakan pendiri Care Merseyside, badan amal social prescribing (resep sosial) pertama di Inggris.
"Sebagai dokter umum, saya percaya bahwa obat tradisional dan resep obat tidak selalu sebagai jawaban dari berbagai penyakit. Ini dapat dilengkapi dengan pendekatan yang lebih holistik," kata Dr Maassarani.
Baca Juga: Cantik Berbakat, Model Ini Alih Profesi Jadi Drifter Andal
Dalam badan amal tersebut, Dr Maassarani menganjurkan kesadaran, kesehatan dan kesejahteraan dalam sebuah komunitas dan telah melihat manfaatnya bagi banyak pasiennya. Melalui kegiatan social prescribing, kelompok tersebut rutin berjalan di sekitar alam.
"Tidak hanya berjalan melalui tempat-tempat alami meningkatkan langkah dan aktivitas, tetapi keluar di ruang terbuka hijau, karena baik untuk membersihkan pikiran, mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan," ujar dia.
Maka manfaatkan waktu luang untuk di ruang terbuka hijau untuk membersihkan pikiran atau merawat tanaman untuk kesehatan mental.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah