Suara.com - Puasa Ramadan segera tiba. Walau jam makan terbatas, beberapa orang mungkin justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan puasa. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena pola makan yang buruk. Sabrina Chairunnisa punya tips untuk mencegah masalah ini.
Kekasih Deddy Corbuzier itu berusaha memberi tahu dan mengingatkan kepada semua orang untuk memperhatikan asupan makanan selama bulan puasa melalui channel Youtube pribadinya. Sabrina berbagi sejumlah menu makanan dan minuman yang sebaiknya disingkirkan serta dikonsumsi selama bulan puasa.
Salah satunya, menghindari minuman manis. Sabrina mengingatkan agar semua orang tak mudah kalap saat berbuka puasa setelah seharian menahan rasa haus dan lapar. Apalagi makanan dan minuman manis kemasan, itu justru membuat berat badan naik serta menggagalkan program diet sebelumnya.
Kekasih Deddy ini menyarankan lebih baik konsumsi sayur dan buah yang mengandung rasa manis alami.
''Pertama, jangan jadiin buka puasa itu ajang balas dendam. Rasulullah pun ngajarin kita untuk berbuka puasa makanan manis. Gini, makanan manis yang dimaksud itu buah-buahan dan sayuran. Bukan sirup, es buah atau kolak yang biasa kita makan saat buka puasa. Jadi beda, lebih ke makanan alami seperti buah dan sayuran karena itu mengandung gula. Jadi yang tadi kita lemas saat puasa jadi lebih berenergi konsumsi makanan manis,'' ungkap Sabrina Charirunnisa, Sabtu (27/4/2019) pekan lalu.
Setelah itu, Sabrina meminta agar seseorang yang sedang menjalani diet atau ingin bertubuh langsing bisa berbuka puasa hanya dengan air putih atau teh tanpa gula. Sabrina juga meminta agar orang-orang lebih mengutamakan minum dahulu sebelum melahap makanan setelah buka puasa.
''Kedua, jadi nih kalau kalian buka puasa minum aja air hangat atau air putih biasa juga nggak masalah. Terus juga makan kurma 2-3 biji kan sudah cukup. Kalau misalnya nih kalian buka puasa, biasanya kalap kan? semua makanan ingin dilahap karena otak kalian memerintah untuk makan karena menahan lapas. Mendingan kalian buka puasa dengan minum dulu makan kurma 2 biji itu terus shalat dulu. Agar otak tidak mengajak untuk makan segala macam makanan dilahap,'' papar dia.
Sabrina pun memiliki alasan tersendiri mengapa seseorang harus menghindari minuman sirup selama bulan puasa. Bukan karena mengandung gula tinggi, melainkan jumlah kalorinya. Kandungan itulah yang justru bakal menambah berat badan kita selama bulan puasa.
''Ketiga, jangan minum minuman manis selama bulan puas. Karena sebenarnya, gula itu kalian sudah cukup dapatkan dari buah, sayuran atau nasi. Jadi jangan minum minuman manis seperti sirup-sirup yang ada selama bulan puasa. Karena minuman itu mengandung kalori yang besar banget, sirup yang biasa kalia minum sekitar 850 kalori satu gelasnya,'' jelas Sabrina.
Baca Juga: Minuman Diet Kola yang Rendah Kalori Ternyata Juga Tak Baik Bagi Kesehatan
Ia pun menyarankan lebih baik orang-orang memilih minum ar putih dingin atau hangat dan teh tawar dingin atau hangat. Pasalnya, menghindari minuman manis itulah yang menjadi rahasia Sabrina Chairunnisa menjaga bentuk tubuhnya gara tetap langsing.
''Salah satu rahasia tubuh aku selalu langsing padahal tidak diet ketat, itu karena aku tidak penah minum minuman manis. Aku selalu minumnya cuman minum air mineral aja, nggak pernah minuman manis,'' tutur dia.
Sabrina juga meminta agar mengurangi atau menghindari makanan yang digoreng dengan banyak minyak. Bukan tidak boleh, tapi lebih baik mengurangi jumlah atau mengganti minyak goreng dengan minyak yang lebih aman.
''Terus hindari goreng-gorengan. Maksudnya, goreng-gorengan yang direndam sepenuhnya atau deep fried. Kayak ayam goreng, kentang goreng, gorengan. Jadi, masih boleh makan yang goreng-goreng tapi lebih ke tumis atau grilled. Kalian juga bisa ganti minyaknya jadi minyak sayur, minyak kelapa atau olive oil juga bagus,'' kata dia.
Sementara itu, Sabrina Chairunnisa juga meminta agar orang-orang mengonsumsi makanan tinggi protein ketika sahur sehingga esok hari tubuh lebih kuat berpuasa dan tidak cepat lapar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak