Suara.com - Seorang gadis bernama Xiaotoutou (8) membuat banyak oranf kaget karena ukuran perutnya yang besar. Dokter yang memeriksanya mengatakan, gadis di bawah umur yang memiliki perut besar ini mengalami 'kehamilan'.
Dilansir HiMedik dari kknews.cc, ibu Xiaotoutou merasa janggal dengan perut anaknya yang semakin hari justru membesar. Awalnya, ia mengira kondisi perut anaknya yang membesar itu hanya sebuah masalah kecil. Oleh karena itu, ia pun tak segera membawa anaknya ke dokter karena keterbatasan ekonomi keluarganya.
Beberapa hari kemudian ibu Xiaotoutou kembali merasa aneh ketika melihat perut anaknya lagi setelah mandi. Ia merasa perut anaknya semakin membesar seperti ibu hamil.
BACA JUGA: Istri Sering Ungkit Masalah Lama? Begini Cara Atasinya Agar Istri Terdiam
Namun, sang ibu tak memiliki pikiran buruk tentang kondisi anaknya, ia hanya mengira perut anaknya membesar karena terlalu banyak makan.
Seiring berjalannya waktu ia justru semakin curiga karena perut anaknya makin membesar dan penampakannya mirip orang hamil tua. Ia mengira anaknya mengalami pelecehan seksual.
Tanpa pikir panjang, ia memilih meminjam uang kepada seseorang dan segera membawa anaknya ke rumah sakit untuk mengetahui apa yang terjadi sesungguhnya pada gadisnya yang masih berusia 8 tahun itu.
Ia khawatir anaknya mengalami sesuatu atau diganggu oleh orang yang berniat jahat kepada keluarganya.
Setelah diperiksa, dokter justru mengatakan bahwa Xiaotoutou tidak mengalami pelecehan seksual yang membuat perutnya membesar.
Baca Juga: Ampuh Atasi Demam hingga Darah Tinggi, Ini Manfaat Minum Teh Kembang Sepatu
Dokter menyebutkan Xiaotoutou mengalami kehamilan karena ada sesuatu seperti janin berada di dalam perut anak 8 tahun tersebut. Dokter pun sempat terkejut ketika mengetahui isi perut anak 8 tahun itu.
BACA JUGA: Anak Sering Berkeringat Saat Tidur? Waspada Bisa Jadi Tanda Peyakit Kronis
Ia segera mengambil tindakan operasi untuk menyelamatkan nyawa Xiaotoutou. Setelah 3 jam melakukan operasi, dokter berhasil mengambil sebuah daging seperti janin sebesar hampir 1 kilogram dari perut Xiaotoutou.
Dokter menganalisis bahwa mungkin ibu Xiaotoutou hendak memiliki anak kembar, tetapi hanya satu anaknya yang berusia 8 tahun ini yang berhasil dilahirkan.
Sedangkan, anak satunya yang merupakan kembaran Xiaotoutou seperti terjebak di dalam tubuh Xiaotoutou selama masih dalam kandungan. Karena itu, bibit janin ini justru berkembang di dalam perut Xiaotoutou.
Beruntungnya, Xiaotoutou segera mendapat pertolongan dokter untuk melakukan operasi pengambilan daging mirip janin tersebut. Jika terlambat, bisa saja nyawa Xiaotoutou justru tidak akan terselamatkan.
Berita Terkait
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?