Suara.com - Remaja Ini Alami Sindrom Langka, Tidak Bisa Makan Berbulan-bulan.
Selama bertahun-tahun, remaja berusia 14 tahun, Grace Jackson-Matthew, mengalami kesulitan makan. Akibat kondisinya, keluarganya menganggap Grace memiliki gangguan makan yang bersifat psikologis.
Namun, sebuah tes baru di Jerman yang dilakukan selama delapan tahun mengungkapkan, bahwa sebenarnya ia memiliki empat penyakit berbeda yang menyebabkan pembuluh darahnya hancur.
Remaja itu tidak bisa makan selama berbulan-bulan karena rasa sakit yang dia rasakan, karena organ-organnya memberikan tekanan besar pada pembuluh darah utamanya.
Sayangnya, kata orangtua Grace, operasi yang bisa menghentikan kondisinya semakin buruk tidak tersedia di Inggris dan mereka harus menghabiskan biaya hingga 50 ribu poundsterling untuk membawanya ke luar negeri.
"Kami melalui tiga rawat inap di rumah sakit. Kami hampir mendiagnosisnya sendiri dan memberi tahu mereka apa yang salah dengannya. Ini keajaiban kami telah mendapat diagnosa. Ini mendesak, jika dia tidak bisa menjalani operasi, dia akhirnya akan mati karena kekurangan gizi," kata ibunya, Joanna yang berusia 45 tahun.
Lebih lanjut kata Joanna, pihak keluarga tidak ingin Grace mencapai tahap di mana ia sangat kurus dan terlalu lemah untuk menjalani operasi. Sejauh ini mereka telah mengumpulkan lebih dari 17 ribu poundsterling dari kampanye Crowdfunding online.
Operasi beberapa arteri akan melibatkan pengaturan ulang drastis arteri dan vena Grace untuk mengurangi tekanan. Jika tidak diobati, Grace tidak akan bisa mencerna makanan dan perlu diberi makan melalui tabung.
Dia juga menghadapi gagal ginjal dan akan kehilangan kemampuan untuk berjalan sama sekali. Sejak usia enam tahun, remaja dari Tunbridge Wells ini telah mengalami rasa sakit yang konstan ketika dia makan.
Baca Juga: Jadi Artis Terkenal, Yuki Kato Paling Suka Makan di Warteg
Dia harus meninggalkan sekolah dan sekarang sebagian besar berada di tempat tidur. Dokter di Inggris tidak dapat mendiagnosis penyebabnya, sampai Joanna membaca artikel tentang kondisi kompresi di internet dan membawa putrinya ke Jerman.
Dokter di sana akhirnya mendiagnosisnya dengan MALS, SMAS, sindrom May-Thurner, dan sindrom Nutcracker menggunakan teknik baru yang disebut color doppler ultrasound.
Grace telah kehilangan sekitar 20 kilogram sejak September dan telah bertahan hidup dengan yogurt dan es loli karena dia tidak bisa makan makanan yang layak.
"Kualitas hidupnya nol, dia harus meninggalkan sekolah setahun yang lalu, dia kehilangan kontak dengan teman-temannya. Dia tidak bisa makan dan dia tidak bisa berjalan, itu mengerikan. Grace dalam jam-jam bangunnya sangat menderita," ungkapnya dilansir dari Metro.
Grace sekarang mengambil dosis morfin dan tramadol secara teratur untuk mengatasi rasa sakit karena alami sindrom langka, tidak bisa makan berbulan-bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru