Suara.com - Macet di Perjalanan Mudik, Ini Trik Agar Anak Tak Rewel.
Melakukan perjalanan bersama bayi atau balita saat mudik, bukanlah perkara mudah. Meski akan terasa menyenangkan, namun hal ini juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Apalagi, kalau sudah mengalami macet berjam-jam saat melakukan perjalanan darat. Bukan tak mungkin si kecil rewel atau bosan. Lantas, bagaimana menyiasatinya ya?
Pendiri Parentalk ID, Nucha Bachri memberikan tips untuk nengurangi kerewelan anak di perjalanan saat mudik nanti. Meski menurutnya setiap anak memiliki karakter dan pribadi yang berbeda, namun orangtua bisa menghindari masa anak 'cranky' tadi, salah satunya dengan afirmasi positif.
Ibu dua anak ini menyarankan agar afirmasi positif tersebut disampaikan jauh-jauh hari sebelum bepergian. Afirmasi positif sendiri, merupakan sebuah bentuk pernyataan pada diri sendiri dan orang lain untuk menerima sesuatu hal yang positif.
"Sama seperti melahirkan, atau apapun keadaan, saat mau melakukan perjalanan juga bisa. Bilang kalau perjalanan ini akan memakan waktu sekian lama dan nanti selama waktu perjalanan kamu bisa melakukan ABC supaya tidak bosan," ujarnya beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, orangtua bisa membekali perjalanan dengan mainan. Tak perlu membawa banyak-banyak, tapi usahakan bawa mainan baru atau mainan yang jarang dimainkan oleh anak.
Hal ini menghindari dia dari bosan dan jangka waktu si kecil tertarik terhadap mainan itu lumayan lama. Misalnya, kata Nucha adalah busy book yang dalam satu bukunya ada beragam kegiatan yang bisa diiikuti oleh anak.
Selanjutnya, siapkan strategi. Untuk perjalanan darat yang biasanya memakan waktu seharian atau lebih, cobalah untuk berhenti di rest area atau tempat istirahat lain, seperti restoran atau swalayan, setiap empat jam sekali.
Baca Juga: Ditinggal Mudik ART, Pesan Jasa Bersih-Bersih Rumah Online Saja
Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk meregangkan tubuh, membeli makanan ringan kesukaan anak, salat, buang air dan lainnya.
"Tapi, yang namanya anak-anak kadang nggak bisa dihindari bosan atau cranky di perjalanan apalagi kalau lama. Nah, solusi terakhir bisa dikasih gadget. Di-download dulu video-video tertentu sebelum jalan karena sinyal di perjalanan nggak menentu. Atau di iPad ada gamesnya," ujarnya.
Meski begitu, Nucha menekankan agar durasinya tetap batasi, misalnya 10 menit. Karena terlalu lama melihat gadget, akan membuat pusing atau mata sakit di perjalanan. Sehingga membuat si kecil semakin tidak nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal