Suara.com - Seorang perempuan berusia 18 tahun di Utah menderita aquagenic urticaria atau yang dikenal sebagai alergi air.
Hal yang sulit dibayangkan jika seseorang alergi terhadap air. Perempuan bernama Alexandra Allen ini mengidap penyakit langka tersebut yang membuatnya tidak bisa terkena air.
Alexandra mengaku selalu merasa kulitnya gatal dan panas setiap kali terkena air.
"Saya merasa kulit saya seperti dilas, sangat panas dan ada rasa gatal yang terus-menerus seperti terbakar setiap kali terkena air," ujar Alexandra dikutip dari Women's Health.
Tak hanya ketika tekena air, kulit Alexandra pun akan bereaksi ketika terkena keringatnya sendiri. Jika hari begitu panas dan dia berkeringat, maka kulitnya akan terasa gatal seperti terbakar.
Bahkan rasa gatal dan panas itu berlangsung cukup lama dan sering ia rasakan setiap hari.
Beberapa kali Alexandra harus menahan rasa gatal dan panas di kulitnya ketika berhadapan dengan banyak orang. Ia berusaha untuk tetap menjaga penampilan dan sikapnya meski alerginya kumat.
Hal itu ia lakukan karena tak ingin terus-menerus menjelaskan kondisi medisnya kepada orang lain dan ia merasa aneh terhadap penyakit langkanya.
Alexandra mengatakan alergi kulitnya akan semakin buruk jika terkena air hangat atau panas. Karena itu, ia tak pernah berlama-lama untuk mandi, cuci muka, tangan dan kakinya. Ia mengaku setidaknya hanya mandi selama 2 menit setiap minggunya.
Baca Juga: Peneliti Ungkap Mandi Setiap Hari Justru Merusak Kekebalan Tubuh
Karena alergi kulitnya yang luar biasa itu pula Alexandra sampai membatasi jumlah asupan air minum hariannya. Ia berpikir terlalu banyak minum air juga bisa berdampak buruk pada tenggorokannya.
"Secara teknis, kerongkongan memiliki jenis kelenjar yang sama dengan kulit. Jadi ada kemungkinan tenggorokan memberi reaksi yang sama jika terlalu banyak minum. Meski aku mengalami dehidrasi, tapi aku tidak akan minum," jelasnya.
Meskipun kondisi kesehatan Alexandra yang super alergi air ini terdengar sangat aneh. Tetapi, ia bukan orang satu-satunya yang memiliki alergi terhadap air.
Pada 2011 silam, Annals of Dermatology juga mendokumentasikan seorang pria usia 19 tahun dan bocah 5 tahun menderita kondisi yang sama seperti Alexandra.
Berita Terkait
-
6 Sabun Mandi Mengandung Kolagen, Kulit Jadi Bersih dan Kencang
-
5 Sabun Mandi Batangan untuk Mencerahkan Kulit Tubuh yang Belang
-
4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah
-
5 Sabun Mandi untuk Kulit Kering dan Bersisik bagi Pemilik Kulit Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi yang Bisa Memutihkan Kulit dengan Cepat dan Harganya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala