Suara.com - Sedang Diet Tapi Ingin Makan Kue Lebaran, Ini Syaratnya
Kue nastar, semprit, hingga kastangel merupakan makanan-makanan yang menghiasi meja di Hari Raya Lebaran.
Bagi Anda pejuang diet yang sudah berhasil menurunkan berat badan selama puasa di Bulan Ramadan, kue-kue lebaran ini bisa sangat menggoda, namun bisa berdampak buruk pada program diet yang sudah berjalan.
Nah, pakar gizi kenamaan Rita Ramayulis mengatakan sebenarnya makan kue lebaran seperti nastar dan kastangel boleh-boleh saja, asal diperhatikan porsinya.
"Saat memilih kue lebaran, konsumsilah yg ukurannya lebih mini. Semakin kecil ukurannya tentu semakin sedikit kandungan kalorinya," ujar Rita, saat berbincang dengan Suara.com, baru-baru ini.
Dikatakan Rita, kalori tersembunyi di kue lebaran seperti nastar bisa sangat besar, bahkan setara dengan satu piring nasi.
Hal ini dikarenakan bahan-bahan pembuat kue seperti gula, mentega, dan tepung terigu mengandung jumlah kalori yang tidak sedikit.
Oleh karena itu bagi pejuang diet, pikiran alias mindset harus diperkuat. Boleh saja makan kue lebaran, namun bukan untuk mengenyangkan perut.
"Konsumsinya secukupnya seperti makanan rekreasi, jadi lebih kepada untuk menikmati cita rasa bukan untuk mengenyangkan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta