Suara.com - Beberapa orang tua mungkin tak akan terlalu masalah saat membiarkan anaknya bermain ponsel. Namun, apa yang terjadi pada seorang anak ini bisa membuat Anda berpikir dua kali.
Dilansir dari World of Buzz, seorang gadis kecil yang diidentifikasi bernama Xiao Man dari Jiangsu, China didiagnosis mengalami miopia atau rabun jauh. Bocah yang berusia 2,5 tahun itu tampaknya sudah diizinkan oleh orang tunya bermain ponsel sejak berusia 1 tahun.
Ia terlihat pendiam dan tenang saat bermain smartphone, jadi keluarganya pun membiarkannya bermain gadget selama berjam-jam, menurut laporan China Times.
Namun, pada tahun berikutnya, Xioa Man memiliki kebiasaan menyipitkan mata dan mengerutkan kening. Keluarganya pun menganggap hal tersebut bukanlah masalah besar dan hanya sebuah kebiasaan buruk yang tak perlu dikhawatirkan.
Hingga suatu hari saat orang tuanya memutuskan membawanya ke dokter, mereka pun terkejut. Putrinya didiagnosis mengalami rabun jauh 900 derajat. Hal ini sangat serius mengingat usia bocah tersebut.
Dokter pun mengungkapkan, Xiao Man terlalu muda untuk menggunakan perangkat elektronik dan kerusakan pada matanya tak bisa dipulihkan. Bahkan bisa saja bertambah buruk seiring bertambahnya usia.
Dokter pun menyarankan agar anak-anak di bawah usia tiga tahun tidak boleh menggunakan gadget elektronik sama sekali. Sementara anak yang berusia 3-6 tahun hanya boleh menggunakan gadget maksimal 30 menit setiap hari.
Ia juga mengingatkan orang tua agar lebih waspada terhadap gejala atau perilaku anak-anak-anak yang bisa menjadi tanda masalah dengan penglihatan mereka. Di antaranya termasuk sering menggosok mata, sering berkedip, menyipit, mengerutkan kening, dan tindakan serupa.
Baca Juga: Inilah yang Terjadi pada Otak dan Tubuh Saat Main HP Sebelum Tidur
Berita Terkait
-
5 Drama China Trope Si Cowok Bucin Parah, Ada Dream of Golden Years
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak