Suara.com - Seorang pria bernama Tallmadge D'Elia asal Florida, Amerika Serikat meninggal ketika vape atau rokok elektrik yang sedang diisapnya meledak.
Ledakan ini cukup kuat hingga menyebabkan tengkoraknya pecah dan menderita luka bakar di lebih dari 80% tubuhnya.
Insiden ini terjadi pada 2018 lalu dan diyakini sebagai kasus kematian pertama akibat penggunaan vape di AS.
Tapi seberapa umum insiden ledakan vape seperti ini?
Di Indonesia, rokok elektronik seperti ini sudah menyebabkan beberapa luka bakar bagi penggunanya, namun masih jarang terjadi.
Melansir BBC UK, para ahli mengatakan D'Elia saat meninggal menggunakan rokok elektrik jenis pen vape yang dikenal dengan mod mekanikal.
Di Indonesia, beberapa orang sudah mulai menggunakan mod mekanikal ini meskipun tidak sebanyak vape elektrik.
Mod mekanik tidak menggunakan sirkuit bagian dalam untuk mengatur tegangan, dan sebagian besar rokok elektrik memiliki lebih banyak fitur keselamatan bawaan. Namun, bahkan produk yang lebih aman ini dapat menyebabkan luka bakar atau kebakaran jika digunakan secara tidak benar.
"Penggemar dapat bereksperimen dengan baterai dan cairan elektronik yang berbeda untuk mencoba dan mendapatkan vape terbesar. Ini dapat mengakibatkan orang membangun sistem (kerja) vape mereka sendiri yang dapat membuatnya menjadi sangat panas dan kemudian meledak," tutur Mark Gardiner, pimpinan petugas untuk keamanan produk di Chartered Trading Standards Institute.
Baca Juga: Peneliti Ungkap Pengguna Vape Justru Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
"Itu artinya, produk yang tidak dimodifikasi bisa salah, seperti haknya produk yang mengandung baterai lithium-ion." sambungnya.
Hal ini jika baterai yang digunakan rusak dan meledak akan sangat berbahaya bagi penggunanya.
Agar tidak terjadi pada Anda, begini cara menggunakan rokok elektrik atau vape secara aman yang direkomendasikan oleh Chartered Trading Standards Institute.
- Isi daya baterai hanya dengan pengisi daya yang dianjurkan
- Jangan biarkan vape diisi daya semalaman
- Jika baterai mulai panas, buanglah
- Bukan ide yang baik untuk menggunakannya saat mengisi daya
- Jangan memodifikasi produk dengan cara apa pun
- Jangan gunakan baterai jika rusak, bocor atau basah dan buang baterai dengan tepat (melalui skema sampah lokal)
- Jangan biarkan mereka terhubung setelah terisi penuh.
Berita Terkait
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Liquid Vape Dicampur Narkotika, Desakan Aturan Ketat Menggema di Tengah Celah Regulasi
-
Battle of Fates Dikecam, Ramal Kasus Kematian Petugas Pemadam Kebakaran
-
Bareskrim Akui Terkendala Test Kit, Pengguna Vape Etomidate Sulit Ditindak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi