- Polri terkendala ketiadaan alat uji cepat untuk deteksi pengguna vape etomidate.
- Bareskrim desak pengadaan test kit guna telusuri penyalahgunaan zat anestesi etomidate.
- Polisi hanya bisa tindak pengguna vape etomidate jika menemukan barang bukti.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengakui adanya kendala dalam menindak pengguna cartridge vape berisi zat anestesi etomidate. Hingga saat ini, belum tersedia alat uji cepat atau test kit untuk mendeteksi kandungan zat tersebut di dalam tubuh manusia.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, menjelaskan bahwa selama ini aparat hanya bisa bertindak jika menemukan barang bukti secara langsung pada pelaku.
“Sampai hari ini belum ada lembaga yang mengeluarkan test kit-nya. Penggunanya tidak bisa kita telusuri kecuali ditemukan barang bukti vape etomidate pada mereka. Baru di situ kita bisa menindak,” ujar Zulkarnain kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).
Ia menekankan bahwa tanpa test kit atau tes urine khusus etomidate, aparat tidak dapat melakukan penelusuran terhadap pengguna yang tidak memegang barang bukti secara fisik saat diperiksa.
“Jika sudah menggunakan dan tidak lagi memegang barang bukti, kita tidak bisa melakukan tracing karena tes urinenya belum tersedia,” jelasnya.
Zulkarnain berharap adanya dukungan dari instansi terkait guna mempermudah penelitian dan produksi test kit di dalam negeri. Dukungan tersebut meliputi penyediaan bahan baku hingga kemudahan izin impor agar pembuatan alat uji tersebut di Indonesia menjadi lebih praktis.
Meski terkendala alat deteksi pada pengguna, upaya pengungkapan jaringan peredaran vape etomidate terus digencarkan.
Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar laboratorium produksi cartridge etomidate di Apartemen Greenbay Pluit, Jakarta Utara, pada Selasa (13/1/2026). Kasus tersebut merupakan pengembangan dari temuan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket ekspedisi internasional berisi narkotika dan peralatan laboratorium.
Selain itu, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri juga menggagalkan transaksi cartridge vape etomidate di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/1/2026). Dalam operasi tersebut, tiga tersangka yakni AF alias Putra (32), HS alias Slamet (45), dan R alias Aloy (41) berhasil ditangkap.
Baca Juga: Terjerat Skandal Koper Narkoba, AKBP Didik Disidang Etik Hari Ini, Bakal Dipecat?
Dari tangan tersangka R alias Aloy, polisi menyita 65 unit cartridge etomidate siap edar. Saat ini, kasus tersebut masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan peredaran yang lebih luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian