Suara.com - Melewatkan malam bersama sahabat memang sangat menyenangkan, seperti yang dilakukan oleh keempay gadis ini. Tetapi makan malam mereka justru berakhir tragis.
Keempat gadis tersebut yang masing-masing bernama Lee, Chen, Xu dan Zhang asal Cina menghabiskan waktu dengan bersenang-senang dan makan di restoran Hotpot. Setelah kenyang, mereka pergi ke tempat karaoke bersama.
Tapi semua itu berubah menjadi malapetaka ketika mereka harus membayar sebesar lebih dari Rp2,6 juta.
Lee awalnya ingin membayar tagihan tersebut tetapi dihentikan oleh Chen. Tak disangka, Lee tiba-tiba menampar wajah Chen dua kali di wajah dan beberapa menit kemudian hal ini berubah menjadi perkelahian besar, yang mana tiga gadis saling mendorong satu sama lain.
Perkelahian ini berlanjut sampai Xu, gadis keempat yang terbangun dengan kondisi mabuk di tempat kejadian, mencoba menenangkan tetapi tidak berhasil.
Selama keributan, Zhang menabrak botol bir hingga jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.
Xu, yang masih berusaha melerai, mengambil botol yang pecah dan mengancam teman-temannya, "aku akan menyayat diriku sendiri jika kalian tidak berhenti berkelahi!"
Sayangnya, tidak ada teman yang mendengarkannya dan mereka melanjutkan argumen mereka. Sampai seorang saksi berteriak, "Xu memotong pergelangan tangannya!"
Darah berceceran di semua tempat dan baru kemudian mereka semua diam. Gadis yang terluka itu kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan.
Baca Juga: Viral di Medsos, KPAI Kecam Aksi Murid Tantang Guru Berkelahi
Pada malam yang sama, Lee, gadis pertama yang bersikeras membayar tagihan, kehilangan kendali dan bunuh diri di depan teman-temannya dengan melompat ke danau yang dalam. Sebelum dia lompat, teman-temannya mencoba menyadarkannya tetapi gagal.
Berdasarkan laporan World of Buzz, ternyata keempat gadis ini adalah teman baik selama bertahun-tahun. Dan pada saat itu, hanya Lee yang sudah bekerja.
Ketika teman-temannya mendengar bahwa dia ingin membayar tagihan, mereka khawatir tentang status keuangannya, jadi mereka berusaha menghentikannya saat ingin menangani seluruh tagihan sendirian. Tetapi hal ini justru berakhir tragis.
Ini, merupakan salah satu efek dari mabuk, terlebih dengan perasaan marah yang muncul setelah Lee menampar Chen.
Menurut sebuah studi dari Skandinavia, melansir Livescience, mabuk meningkatkan risiko perilaku kekerasan, tetapi hanya untuk orang yang memiliki kecenderungan kuat untuk menekan perasaan marah ketika mabuk.
Mereka yang mengamuk mungkin bertindak keras, karena minum alkohol dapat menyebabkan hilangnya kontrol diri, kata para peneliti.
Berita Terkait
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah
-
LC Perekam Ricky Harun di Tempat Karaoke Chat Herfiza Novianti, Coba Jelaskan Kejadian Sebenarnya
-
Sebarkan Video Ricky Harun Karaoke bareng LC, Motif Vierdha Dipertanyakan
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Kekecewaan Rizky Ridho Persija Jakarta Takluk dari Semen Padang Akibat Gol Bunuh Diri Jordi Amat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal