Suara.com - Di Indonesia, tindik telinga kerap dilakukan pada bayi perempuan. Selain sebagai identifikasi jenis kelamin, hal ini seperti sudah menjadi kebiasaan.
Di India, praktik ini dikenal dengan nama Karna Vedha dan merupakan 1 dari 16 ritual yang dilakukan untuk menandai berbagai tahap kehidupan manusia, untuk menandakan warisan budaya, dan pengasuhan.
Di samping untuk mempercantik diri, tindik telinga ternyata bermanfaat untuk kesehatan. Berikut manfaat tindik telinga yang perlu kamu tahu dilansir dari timesofindia.
1. Kesehatan reproduksi
Menurut Ayurveda, lobus telinga memiliki titik penting tepat di tengah. Poin ini merupakan salah satu titik terpenting untuk kesehatan reproduksi. Selain itu, tindik telinga juga bisa membantu menjaga siklus menstruasi yang sehat pada wanita.
2. Kesehatan otak
Tindik telinga pada anak-anak saat usia dini disebut untuk memastikan perkembangan otak yang tepat. Lobus telinga memiliki titik meridian yang menghubungkan belahan otak kanan ke belahan otak kiri.
Menusuk titik tersebut membantu mengaktifkan bagian-bagian otak ini. Prinsip-prinsip dalam terapi akupresur juga mengklaim bahwa titik-titik meridian ini ketika distimulasi akan membantu dalam perkembangan otak yang sehat dan cepat.
3. Energi
Baca Juga: 5 Manfaat Kesehatan Teh Rosella, Tak Cuma Turunkan Tekanan Darah
Saat orang wanita memakai anting-anting, dikatakan bahwa aliran energi akan bertahan di tubuh mereka.
4. Penglihatan
Titip pusat telinga adalah tempat pusat visi. Dengan demikian memberikan tekanan pada titik-titik ini membantu meningkatkan penglihatan.
5. Meningkatkan kesehatan telinga
Menurut Ayurveda, titik di mana telinga ditindik merupakan dua titik akrupesur penting, titik sensorik utama dan otak utama, Dua titik ini merupakan kunci dalam menjaga pendengaran anak Anda. Para ahli akupresur mengungkapkan, ini adalah titik untuk membantu meringankan gejala tinnitus (dering atau dengung telinga)
6. Kesehatan mental
Berita Terkait
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
7 Merek Probiotik Anak Terbaik yang Ampuh dan Ramah di Kantong, Harga Mulai Rp10 Ribuan
-
Terlihat Sepele, Efek Menahan Lapar Bisa Serius bagi Tubuh
-
Dari Makan Cepat hingga Larut Malam: 5 Kebiasaan Makan yang Perlu Dihindari
-
6 Makanan Super Murah yang Kaya Nutrisi untuk Menu Harian
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial