Suara.com - Belakangan banyak orang membagikan pengalamannya terkena gigitan semut charlie di media sosial yang membuat kulit melepuh.
Ternyata hal ini juga dialami oleh Adriella Angel, balita usia 2 tahun dan Muhammad Iffat Mohd Babuddin, anak usia 11 tahun asal Malaysia.
Foto kedua anak asal Malaysia tersengat semut charlie ini tersebar di media sosial. Berdasarkan keterangan yang dilansir dari karangkraf.com, gigitan semut charlie itu membuat gatal, sakit perih, bengkak hingga kulit melepuh.
Terlihat hidung dan area bibir Angel, balita 2 tahun yang terkena gigitan semut charlie memerah seperti luka bakar.
Begitu pula dengan kondisi anak 11 tahun yang terkena gigitan semut charlie di wajahnya. Hampir seluruh wajahnya memerah dan melepuh.
Kedua matanya pun terlihat bengkak dan salah satunya menutup karena melepuh dan terluka cukup parah akibat gigitan semut charlie.
Orang tua mereka sengaja membagikan tersebut guna memperingatkan orang tua lainnya untuk berhati-hati dengan gigitan semut charlie.
Biasanya semut charlie ini mudah ditemukan di persawahan, padang rumput dan hutan. Hewan ini memiliki racun berbisa yang disebut pederin. Racun itulah yang membuat kulit terasa gatal, perih dan melepuh setelah digigit.
Terkait kasus gigitan semut charlie ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan menyeluruh guna mencari tahu datangnya semut charlie yang telah menyengat 2 anak di Malaysia.
Baca Juga: Viral Semut Charlie, Ini 4 Fakta yang Wajib Anda Ketahui
Ketua Polisi Pahang, Datuk Seri Rosli Ab Rahman mengatakan akan mengambil sikap serius dalam perkara ini demi memastikan habitat semut charlie ini diberantas sampai tuntas.
Begitu pula dengan tim medis setempat akan segera melakukan pemeriksaan lebih mendalam tentang gigitan semut charlie.
"Saya paham tim kesehatan daerah juga telah datang membuat pemeriksaan di sekitar tempat terjadinya kasus pertama. Kita juga berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi," jelasnya.
Berita Terkait
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
Ajaib, Nyawa Balita India Ini Selamat Usai Balas Gigit Ular Kobra Sampai Mati
-
Kasus DBD Mulai Tinggi, Ini Cara Ibu Lindungi Keluarga dari Bahaya Gigitan Nyamuk
-
Apakah Gigitan Berang-Berang Beracun? Hotman Paris sampai Dilarikan ke RS Singapura!
-
Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Berang-Berang
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS