Suara.com - Semut charlie, nama lain dari tomcat salah satu jenis serangga yang cukup berbahaya. Serangga berukuran 1 cm seperti semut dan berwarna kuning gelap ini bisa memberikan efek beracun pada tubuh.
Belakangan semut charlie tengah menjadi pembahasan lagi di media sosial karena gigitannya telah membuat kulit sejumlah anak kecil melepuh seperti luka bakar.
Semut charlie bukan serangga biasa, hewan ini memiliki racun berbisa seperti kalajengking yang disebut pederin. Bahkan racunnya berkali-kali lipat lebih kuat dari ular berbisa.
Racun pederin pada semut charlie itulah yang membuat orang merasakan kulit gatal, perih, bengkak dan melepuh setelah tersengat.
Melansir dari wikipedia, kulit yang terkena racun pederin ini dapat menyebabkan dermatitis paederus. Penyakit kulit ini termasuk jenis ruam yang membuat kulit melepuh karena paparan racun pederin.
Bahkan racun pederin ini sangat mudah menyebar dan membuat kulit di daerah lainnya melepuh. Karena itu cara mengatasi gigitan semut charlie ini tidak bisa sembarangan.
Memegangnya dengan tangan atau membunuhnya dengan memukul atau dipencet hanya akan menyebarkan racunnya yang justru berbahaya pada kulit.
Melansir dari hellosehat, semut charlie atau tomcat biasanya melepaskan cairan racunnya tidak hanya ketika kontak langsung dengan kulit manusia.
Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racunnya pada benda yang kita gunakan sehari-hari seperti pakaian, handuk dan lainnya.
Baca Juga: Terkena Gigitan Semut Charlie, Wajah 2 Anak Ini Hampir Melepuh Seluruhnya!
Sehingga jika sprei, handuk atau peralatan harian anda terpapar racun semut charlie maka harus segera dicuci karena racunnya 12 kali lebih kuat dari ular berbisa.
Melansir dari healthline.com, kemerahan, bengkak dan gatal akibat gigitan semut charlie termasuk reaksi ringan.
Gejala tersebut muncul hanya karena tubuh Anda bereaksi terhadap racun yang disalurkan semut charlie ke tubuh melalui sengatan.
Gigitan semut charlie ini masih bisa menimbulkan reaksi yang lebih besar pada tubuh manusia, tergantung dari seberapa parah sengatannya.
Berikut ini reaksi alergi yang lebih parah jika tersengat semut charlie dan racunnya telah menyebar.
1. kram perut
Berita Terkait
-
Pertamax Meroket Rp16 Ribuan, Amankah 'Downgrade' ke Pertalite? Pakar Ungkap Fakta Tak Terduga
-
Bisa Bikin Gendut dan Diabetes? Ini 8 Bahaya Duduk Terlalu Lama
-
Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma