Suara.com - Hanya ada beberapa orang yang mungkin sudah memahami beberapa makanan sehat pun bisa menyebabkan keracunan jika dikonsumsi terlalu banyak.
Beberapa makanan sehat seperti sayur-sayuran dan biji-bijian ternyata bisa menjadi berbahaya jika kita mengonsumsinya sembarangan.
Meskipun kemungkinan kecil konsumsi makanan sehat tersebut akan menyebabkan kanker, tetap saja Anda dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam porsi sewajarnya.
Melansir dari fix.com, berikut ini daftar makanan yang bisa menyebabkan keracunan.
1. Bayam
Sayuran hijau adalah pembangkit tenaga nutrisi yang mengandung vitamin A, C, zat besi dan folat, salah satunya sayur bayam. Sayur bayam juga tinggi asam oksalat yang memberi rasa khas ketika dikonsumsi.
Tetapi, terlalu banyak mengonsumsinya bisa menimbulkan efek samping seperti batu ginjal, sakit perut, tekanan darah rendah, tremor atau kejang, muntah, dan denyut nadi lemah.
2. Tuna
Tuna mengandung lebih banyak merkuri daripada banyak ikan lain, kandungan ini dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti masalah penglihatan, pendengaran dan bicara, kurangnya koordinasi, dan kelemahan otot.
Baca Juga: 75 Orang Diduga Keracunan Ikan Pindang, Ternyata Begini Gejalanya!
3. Tanaman Tomat
Tenang saja, tomat aman dikonsumsi. Hanya saja, daun dan batang tanaman tomat tidak baik dikonsumsi karena mengandung racun alkaloid. Senyawa ini bisa menyebabkan masalah pencernaan hingga sistem saraf.
4. Pala
Pala mengandung senyawa yang disebut myristicin yang dapat menyebabkan keracunan myristicin dalam jumlah banyak. Konsumsi terlalu banyak pala bisa menyebabkan sakit kepala, mual, pusing, hingga halusinasi.
5. Kentang
Jika Anda pernah melihat kentang hijau, jangan sekali-kali mengonsumsinya. Kentang hijau mengandung solanin, pestisida alami yang beracun bagi manusia jika dikonsumsi terlalu banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi