Suara.com - Kabar bahagia datang dari pasangan baru Irish Bella dan Ammar Zoni. Setelah kurang lebih 2 bulan menikah, Irish dikabarkan tengah hamil anak kembar.
Kabar bahagia itu diumumkan lewat vlog terbaru mereka di channel Aish TV, Sabtu (29/6/2019). Di vlog itu, Ammar Zoni menunjukkan hasil USG kandungan sang istri.
Calon anak mereka terlihat jelas. Bahkan dokter sempat memuji hidung anak mereka yang sudah tampak mancung.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), memiliki bayi kembar sekarang lebih umum di masa lalu. Kelahiran kembar hampir dua kali lipat selama 40 tahun terakhir.
Melansir Medical News Today, ada beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan seorang wanita hamil bayi kembar, yaitu usia, riwayat keluarga kembar dan melakukan program kesuburan.
Jadi, cara lain untuk meningkatkan faktor kemungkinan hamil bayi kembar bagi seseorang yang tidak mempunyai riwayat keluarga kembar adalah dengan program kesuburan.
1. Bayi Tabung (IVF)
Program kesuburan semacam fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung memang meningkatkan peluang pasangan untuk memiliki buah hati kembar.
Untuk IVF, sel telur wanita dan sperma pria dikeluarkan sebelum dibuahi. Keduanya kemudian diinkubasi bersama di mana embrio terbentuk, berdasarkan Healthline.
Baca Juga: Belum Lahir, Janin Bayi Irish Bella dan Ammar Zoni Tampak Cakep Banget
Melalui prosedur medis, dokter menempatkan embrio di dalam rahim wanita di mana ia diharapkan akan menanam dan tumbuh.
Untuk meningkatkan kemungkinan embrio bertahan di rahim, lebih dari satu dapat dimasukkan selama IVF. Ini meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar.
2. Obat kesuburan
Obat yang dirancang untuk meningkatkan kesuburan biasanya bekerja dengan meningkatkan jumlah telur yang diproduksi di indung telur wanita.
Jika lebih banyak telur diproduksi, kemungkinan besar lebih dari satu telur dapat dilepaskan dan dibuahi. Ini terjadi pada saat yang bersamaan, menyebabkan kembar fraternal.
Umumnya obat yang digunakan adalah Clomiphene dan gonadotropin.
Berita Terkait
-
Dinan Fajrina Diam-Diam Sudah Jadi Ibu, Istri Doni Salmanan Ungkap Kehamilan yang Disembunyikan
-
Adhisty Zara Umumkan Sudah Menikah dan Hamil, Unggahan Sang Ibu dan Kakak Jadi Omongan
-
Tanggal Pernikahan Adhisty Zara Masih Jadi Teka-teki, Unggahan Sang Adik Disebut Jadi Bukti
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian