Suara.com - Raffi Ahmad melalui Vicky Prasetyo baru-baru ini mengeluh memiliki sebuah benjolan di tenggorokan yang mengganggu aktivitas sebagai pembawa acara.
Vicky Prasetyo bercerita Raffi Ahmad juga mengeluh suaranya serak di hari pertama kerja setelah liburan panjang. Raffi Ahmad pun berniat melakukan pengobatan tradisional untuk mengembalikan suaranya.
"Iya (Raffi curhat) kemarin dia habis liburan abis lebaran kan ke Sydney, Bali, syuting lagi ketemu gue kan, dia bilang, 'ih gue baru mulai syuting udah langsung serak (suara) ya, gue harus digurah nih', dia sudah konsultasi juga katanya," ungkap Vicky Prasetyo saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019).
Menurut Vicky, Raffi Ahmad ingin gurah untuk menghilangkan benjolan di tenggorkan itu. Vicky juga mengaku sering mendengar suara Raffi Ahmad serak dan menghilang.
Karena, benjolan di tenggorkan itu pula Raffi Ahmad sempat takut jika suaranya hilang. Padahal profesinya sebagai pembawa acara menuntutnya selalu memakai suara.
Melansir dari clevelandclinic.org, benjolan di tenggorokan yang terkait dengan suara memang terjadi di pita suara. Benjolan di pita suara ini bisa berupa nodul atau polip sesuai faktor risikonya.
Kondisi ini biasanya menyebabkan suara serak akibat penggunaan suara berlebihan atau trauma pita suara. Di sisi lain, benjolan di pita suara ini pasti sangat mengganggu aktivitas suara.
Anda perlu mengatahui bedanya nodul dan polip. Melansir dari American Speech Language Hearing Association, nodul adalah pertumbuhan yang terbentuk di pita suara.
Nodul ini bersifat jinak dan tidak memicu kanker. Hal ini bisa terjadi jika Anda salah menggunakan suara dan lipatan suara membengkak.
Baca Juga: Pita Suara Ananda Omesh Rusak, Kenali 5 Penyebabnya
Lalu, polip berada di antara lipata vokal yang terlihat seperti benjolan. Kebanyakan kasus, ukuran polip jauh lebih besar daripada nodul.
Nodul dan polip pada pita suara inilah yang akhirnya menyebabkan beberapa gejala suara sering serak dan menghilang seperti yang dialami Raffi Ahmad.
Selain itu, Anda juga bisa merasakan suara "gatal" suara terdengar keras, kasar, sakit leher hingga sakit telinga.
Dalam kondisi ini, orang harus pergi ke dokter spesialis THT yang mengetahui betul masalah suara. Anda juga bisa berkonsultasi pada ahli saraf, ahli alergi dan dokter spesialis lain jika perlu.
Sebenarnya pengobatan dan perawatan nodul atau polip ini tergantung seberapa besar benjolannya. Biasanya orang perlu menjalani tindakan operasi untuk menghilangkan benjolan nodul atau polip ini.
Berita Terkait
-
Asal-usul Lily Dipertanyakan Rayyanza ke Nagita Slavina
-
Dedi Mulyadi Mendadak Minta Dicarikan Jodoh, Ekspresi Raffi Ahmad Tuai Sorotan
-
Intip 6 Produk Makeup Nagita Slavina di Momen Lebaran yang Bikin Tampil Glowing
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
-
Siapa Pemilik Studio A24? Muncul Rumor Danantara Investasi Ratusan Miliar Rupiah
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak