Suara.com - Buah-buahan adalah sumber vitamin dan mengandung banyak nutrisi penting, termasuk kalium, serat makanan, vitamin C dan asam folat.
Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa kita peroleh dengan mengonsumsi buah-buahan. Kita bisa mengonsumsinya secara langsung, diolah sebagai minuman jus, salad buah dan sebagainya.
Anda pasti sudah sering melihat orang mencampur 2 macam atau lebih buah-buahan untuk membuat jus. Perlu Anda ketahui, tidak semua buah-buahan bisa kita kombinasikan.
Kombinasi buah-buahan yang tidak seharusnya dikonsumsi bersamaan tidak hanya buruk bagi kesehatan, tetapi bisa membahayakan diri sendiri. Melansir dari Times Of India, berikut ini buah-bauah yang tidak boleh kita kombinasikan:
1. Pepaya dan lemon
Kombinasi pisang dan lemon bisa menyebabkan Anda mengalami anemia dan masalah hemoglobin, yakni protein dalam darah.
Jadi hindarilah konsumsi atau membuat jus kombinasi pepaya dan lemon jika tak ingin terjadi sesuatu yang membahayakan kesehatan.
2. Wortel dan jeruk
Anda mungkin sudah sering melihat orang mengombinasikan wortel dan jeruk saat membuat minuman jus. Faktanya, kombinasi wortel dan jeruk ini bisa membuat Anda sakit perut.
Baca Juga: Wow! Jus Buah dan Sayur Ini Bikin Rambut Tebal dan Berkilau
Selain itu, kombinasi wortel dan jeruk bisa memicu refluks empedu, mulas berlebihan, kerusakan sistem ginjal dan penyakit yang lebih serius.
3. Pisang dan jambu biji
Kombinasi pisang dan jambu biji sebagai minuman jus buah atau apapun bisa meningkatkan risiko asidosis, mual, penumpukan gas dan sakit kepala persisten.
4. Nanas dan susu
Campuran buah nanas dan susu bisa menghasilkan senyawa bromelain yang bisa menyebabkan gas lambung, mual, sakit kepala dan sakit perut.
Selain itu, campuran nanas dan susu juga bisa menyebabkan infeksi serta diare.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis
-
Adnan/Indah Juara Thailand Masters 2026: Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan
-
Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Bongkar Kunci Kemenangan atas Pasangan Korea Selatan
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya