Selain memang karena posisi duduk serta otot punggung yang melemah, beberapa kondisi medis tertentu juga dapat menyebabkan sakit punggung saat duduk.
Misalnya penyempitan tulang belakang (spinal stenosis), ketegangan otot, sciatica, maupun herniated nucleus pulposus (NHP).
Siapa pun tentu tidak ada yang menyukai duduk tapi dengan kondisi punggung yang tidak nyaman. Nah, agar tidak membebani tubuh, berikut beberapa tips untuk meredakan sakit punggung saat sedang duduk:
1. Ubah posisi duduk
Jika punggung mulai terasa nyeri dan tidak nyaman, coba segera ubah posisi duduk Anda. Idealnya, posisikan tubuh tegak lurus dari mulai kepala, bahu, hingga punggung.
Jaga bahu dan punggung agar tetap tegak dan tidak membungkuk. Posisi seperti ini akan mengurangi risiko sakit punggung saat duduk.
2. Rutin mengganti posisi
Sebelumnya sempat disebutkan bahwa duduk terlalu lama bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya nyeri pada punggung. Maka itu, Anda dianjurkan untuk rutin mengubah posisi jika mau tidak mau harus duduk dalam waktu yang cukup lama.
Beri waktu tubuh untuk beristirahat setiap 30 menit sekali, dengan bangkit dari duduk dan melakukan gerakan peregadangan. Di samping itu, jangan lupa posisikan meja, kursi, dan tubuh Anda senyaman mungkin. Sesuaikan ketinggian meja dan kursi dengan tubuh Anda.
Baca Juga: Saipul Jamil Ultah ke-39, Dewi Perssik Akan Datang Menjenguk
3. Rutin melakukan olahraga
Sering malas berolahraga? Mulai sekarang, cobalah melakukan olahraga secara teratur. Pasalnya, cara yang satu ini membantu memperkuat otot-otot inti pada punggung dan sekitarnya, sekaligus mengurangi ketegangan.
Dengan begitu, keluhan sakit punggung saat duduk yang kerap Anda alami berangsur-angsur bisa berkurang.
4. Ganjal punggung dengan menggunakan bantal
Supaya lebih aman saat duduk, Anda bisa mengakali punggung yang sakit dengan mengganjalnya menggunakan bantal. Menempatkan bantal di bagian tulang belakang sembari duduk bisa mendukung postur tubuh yang tegak, tapi tetap nyaman.
5. Gunakan bantal pemanas
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026