Suara.com - Awas, Main Handphone Saat BAB Bisa Berisiko Kena Ambeien.
Tidak bisa lepas dari handphone menjadi kebiasaan masyarakat di era sekarang.
Bahkan tidak sedikitorang harus menyelesaikan urusan “buang hajat” di toilet tetap main hp.
Tahukah Anda jika kebiasaan main hp saat BAB bisa membuat Anda berisiko kena ambeien? Penasaran, kenapa bisa terjadi? Yuk, simak ulasannya berikut ini dilansir Hello Sehat.
Sebagian besar orang akan bosan menghabiskan waktu tanpa melakukan apa pun. Begitu pula ketika harus buang air besar.
Itu sebabnya, banyak orang yang sengaja membawa koran, komik, atau apa pun yang dapat mengalihkan mereka dari rasa bosan saat BAB, termasuk main hp.
Bisa dibilang, gadget ini merupakan alat yang praktis. Tak hanya menyediakan bacaan atau berita, video dan permainan pun bisa Anda nikmati dari satu alat.
Ambeien atau dikenal juga dengan wasir merupakan pembengkakan pembuluh darah di anus. Penyebab munculnya pun beragam, salah satunya adanya tekanan berlebihan pada pembuluh darah di anus.
Mulai kebiasaan duduk terlalu lama, mengejan terlalu keras karena sering sembelit, dan kebiasaan main Hp saat BAB sama-sama berisiko membuat Anda terkena ambeien.
Baca Juga: Tips Duduk Nyaman Meski Punya Ambeien, Wajib Coba!
Dilansir dari laman Health Line, ahli bedah kolorektal (usus), Dr. Karen Zaghiyan berpendapat, “Sebenarnya, bukan main Hp saat BAB yang jadi penyebab wasir, tapi duduk di toilet dalam waktu lamalah yang jadi penyebabnya.”
Saat bermain ponsel, Anda jadi ‘lebih betah’ di kamar mandi. Hal ini pun membuat Anda duduk lebih lama di toilet. Jika sering dilakukan, kebiasaan ini akan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah sekitar anus.
Aliran darah tidak akan mengalir dengan lancar. Akibatnya, darah akan menumpuk menyebabkan pembengkakan, rasa sakit, gatal, dan pendarahan ketika feses dikeluarkan.
Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan pada jurnal Germ menemukan bahwa ponsel genggam dapat menampung bakteri E. coli dan mikroba lainnya.
Sebenarnya, bakteri ini ada di dalam usus manusia. Namun, beberapa jenis tertentu dari bakteri ini dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti perut mulas, kram, dan diare.
Bila hp yang sudah kotor tersebut dibawa ke toilet, paparan bakteri akan semakin meningkat. Jadi, bukan hanya risiko ambeien saja yang akan meningkat, masalah kesehatan lainnya juga turut mengancam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang