Suara.com - Implan payudara selain memberi kesan 'cantik' pada penampilan, juga mempunyai efek negatif di baliknya. Inilah yang terjadi seorang selebgram bernama Maria Kang.
Wanita yang dikenal sebagai 'Fit Mom' ini baru-baru ini mengungkapkan dirinya baru saja mengangkat implan payudaranya pada Rabu (31/7/2019) lalu.
Kang mengatakan ia mengalami beberapa gejala penyakit yang berkaitan dengan implan payudara sehingga ia memutuskan untuk mengangkatnya.
Pada keterangan yang ditulisnya yang ia unggah bersama foto saat dirinya memegang kedua implan yang sudah diangkat dari tubuhnya, Kang menceritakan rasa sakit yang dirasakannya.
Ia mengaku nyeri dan mati rasa segera setelah operasi implan payudara dahulu. Selama bertahun-tahun, ia berjuang dengan rasa sakit demi mempertahankan penampilannya.
"Implan payudara berkaitan dengan kanker. Minggu lalu FDA memangil Allergan, produsen implan payudara yang bertekstur implan meningkatkan risiko mengembangkan breast implant-associated anaplastic large cell lymphoma (BIA-ALCL)," tulis Kang.
Ini bukanlah kanker payudara, melainkan kanker sistem kekebalan tubuh. Menariknya, menurut Kang, ribuan wanita mengalami masalah autoimun setelah melakukan implan, yang termasuk dirinya sendiri.
"Segera setelah operasi, aku mengalami komplikasi. Dari hematoma, kurangnya sensasi dan mati rasa."
Dua teman Kang yang lain juga mengalami komplikasi.
"Teman baikku melepas implan bertekstur ketika dia mengalami cedera sendi terus menerus. Temanku yang lain berurusan dengan kelelahan, brain fog (otak berkabut), sakit kronis, kegelisahan dan depresi."
Sedangkan Kang sendiri mulai merasa jantung berdebar, kelelahan kronis, mata kering, nyeri sendi, hingga kenaikan berat badan.
Hal ini berangsur hilang ketika ia sudah melakukan pengangkatan implan.
"Aku menjelajah satu bulan yang lalu dan sejak saat itu kelelahanku seketika hilang. Mataku tidak terasa berat. Peradanganku mulai menurun dan terpenting, aku merasa BEBAS. Aku merasa JADI DIRI SENDIRI."
Hal ini membuat Kang mengimbau wanita yang ingin melakukan implan. Ia hanya ingin sebelum melakukannya, lebih baik untuk menimbang risikonya dahulu.
"Aku harap kita semua belajar untuk mencintai tubuh kita sendiri, dalam semua ukuran, dan dalam segala bentuk dan di semua tahapan."
Berita Terkait
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Waspada! 5 Gejala Awal Campak pada Bayi yang Sering Dikira Cuma Flu Biasa
-
Sakit Hati Dikatai 'Kendor', Ayu Aulia Implan Payudara Rp95 Juta
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal