Suara.com - Sebuah fakta lain tentang video mesum seks gangbang, yang sedang viral di media sosial terungkap. Ternyata video ini sudah dibuat sejak Oktober 2018 lalu.
"Video tersebut dominan dibuat Oktober 2018," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (15/8/2019).
Saat ini polisi telah menetapkan bintang video tersebut, VA (19), Ry dan VW sebagai tersangka.
Meski sudah mengantongi beberapa fakta, polisi masih akan mendalami dua video mesum yang telah beredar luas itu.
"Sementara objek penyidikan kami, dua video awal yang viral dan meresahkan masyarakat. Belum pengembangan ke video-video lainnya," katanya.
Dua video yang sudah meresahkan masyarakat sejak Selasa (13/8/2019) kemarin masing-masing berdurasi 1.07 detik dan 1.30 detik.
Dalam video tersebut terlihat VA serta dua tersangka lain sedang melakukan hubungan intim. Baik secara vaginal maupun oral.
Seks oral atau kegiatan foreplay yang dilakukan menggunakan mulut di area genital pasangan, ternyata secara tidak langsung dapat menyebabkan kanker tenggorokan.
Melansir Medical News Today, seks oral merupakan faktor risiko utama dari penyebaran virus HPV (Human papillomavirus). Jika virus ini sudah menyebar akan meningkatkan kemungkinan kanker.
Baca Juga: Video Mesum 3 in 1 Vina Garut, Cewek Dapat Rp 500 Ribu Cowoknya Rp 250 Ribu
HPV telah ditunjukkan sebagai salah satu faktor risiko utama untuk kanker mulut dan tenggorokan, yang dikenal sebagai kanker orofaringeal.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine pada 2007, para peneliti menyarankan bahwa orang yang melakukan seks oral dengan setidaknya enam pasangan berbeda memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker tenggorokan.
Sayangnya, gejala dari HPV ini seringnya 'diam' dan orang tidak tahu bahwa mereka mempunyai virus.
Berita Terkait
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
5 Fakta Viral Video Mesum Dekat Rumah Dinas Bupati Sragen, Siapa Pelakunya?
-
Dari Viral Jadi Buronan, Ini 5 Babak Drama Motovlog Perekam Aksi Mesum di Pakansari
-
Bikin Konten Mesum Demi Viral, Motovlog Pakansari Kini Merengek Minta Maaf
-
6 Fakta Viral Video Mesum di Pakansari, Murni Settingan?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan