Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video mesum dekat rumah dinas Bupati Sragen. Dalam video tersebut, terlihat sepasang muda-mudi diduga melakukan aksi asusila di atas sepeda motor, tepatnya di area yang disebut-sebut berada dekat pagar rumah dinas bupati.
Video tersebut viral sejak Minggu (3/8/2025) malam dan langsung memicu keprihatinan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen pun memberikan pernyataan resmi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sragen, Catur Sarjanto, menyebutkan bahwa rekaman tersebut diduga dibuat oleh pihak tak bertanggung jawab yang berada di sekitar area luar pagar rumah dinas.
"Video tersebut diduga direkam oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang berada di area sekitar luar pagar rumah dinas pada waktu yang belum dapat dipastikan," ujar Catur dalam pemberitaan, Senin (4/8/2025).
Berikut 5 fakta viral video mesum dekat rumah dinas Bupati Sragen.
1. Terekam di Area Rumah Dinas Bupati
Dalam video yang beredar, tampak pasangan pria dan wanita melakukan aksi tak pantas di atas sepeda motor. Lokasinya disebut berada di area rumah dinas Bupati Sragen, tepatnya di sisi luar pagar.
Meski waktu kejadian belum diketahui pasti, keberadaan lokasi yang sangat dekat dengan simbol pemerintahan membuat publik geram.
2. Pemkab Sragen Kecam Keras Tindakan Asusila
Pemkab Sragen merespons cepat dan mengecam keras perbuatan yang mencoreng citra wilayah pemerintahan.
"Kami mengecam keras tindakan tidak bermoral yang mencoreng nama baik institusi pemerintahan dan wilayah Kabupaten Sragen," kata Catur.
Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
3. Polisi Dilibatkan Telusuri Pelaku dan Perekam Video
Video yang viral di media sosial itu langsung mendapat atensi aparat. Pemkab Sragen telah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk menelusuri pelaku maupun oknum perekam. Pemkab berharap langkah hukum bisa segera dilakukan demi menjaga wibawa institusi dan keamanan ruang publik.
4. Satpol PP Akan Perketat Patroli di Lokasi Rawan
Berita Terkait
-
Viral TKW Indonesia di Dubai Bisa Punya Range Rover Seharga Rp1,7 Miliar, Pajaknya di Luar Dugaan
-
Viral Ustaz Mengajar 85 Anak Tanpa Bayaran, Rela Lapar dan Hampir Terusir dari Kontrakan
-
Tegur Pengendara Merokok, Aldi Jadi Korban Pemukulan dan Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Viral Ibu Ini Jual Emas Koleksinya 23 Tahun Lalu, Beli Rp41 Juta Kini Dijual Rp927 Juta
-
Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Pengamat: Pernyataan Menhan Soal Direksi Himbara Di Luar Kapasitas
-
Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
-
KPK Dalami Keterlibatan Eks Menaker Hanif Dhakiri di Kasus Pemerasan RPTKA
-
POV: Jadi Member ShopeeVIP
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan