Suara.com - Baru-baru ini di Tiongkok sedang ramai sebuah group chat yang membantu gadis-gadis untuk menurunkan berat badan mereka. Sayangnya, cara yang mereka lakukan cukup ekstrem.
Mereka menurunkan berat badan dengan memaksa tubuh mereka sendiri untuk memuntahkan makanan di dalam perutnya.
Melansir World of Buzz, ada tiga cara yang mereka gunakan untuk muntah. Menekan bagian belakang tenggorokan dengan tangan, memasukkan selang kecil panjang hingga melalui tenggorokan dan muntah secara manual, tidak menggunakan alat apapun.
Salah seorang anggota group chat tersebut, seorang gadis yang ingin mempertahankan berat badannya setelah menjadi seorang model mengaku dirinya malah menderita anoreksia dan bulimia.
Ini disebabkan oleh seringnya ia muntah hingga membuat tidak napsu makan.
Padahal, anoreksia adalah gangguan makan dan kondisi kesehatan mental yang sangat serius.
Melansir NHS, anoreksia yang terjadi dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan parah karena mengalami malnutrisi.
Kondisi ini juga memungkinkan munculnya komplikasi.
- Masalah dengan otot dan tulang, termasuk merasa lelah dan lemah, osteoporosis dan masalah dengan perkembangan fisik pada anak dan dewasa muda.
Baca Juga: Obsesi Kurus, Banyak Gadis Ikuti Panduan Muntah Pakai Selang
- Masalah kesuburan.
- Kehilangan gairah seks.
- Masalah dengan jantung dan pembuluh darah, termasuk sirkulasi yang buruk, detak jantung tidak teratur, tekanan darah rendah, penyakit katup jantung, gagal jantung, dan pembengkakan di kaki, tangan atau wajah (edema).
- Masalah dengan otak dan saraf, termasuk kejang dan kesulitan konsentrasi dan memori.
- Masalah ginjal atau usus.
- Sistem kekebalan tubuh lemah.
Berita Terkait
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok
-
PDB Tiongkok Tembus US$25 Triliun, Jangkar Ekonomi ASEAN Mulai Goyang?
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Sidang Politik Terbesar China "Dua Sesi" Resmi Dimulai di Beijing
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan