Suara.com - Ajarkan Mindfulness, Reza Gunawan Ajak Masyarakat Sehat Sejak dalam Pikiran
Mindfulness kini menjadi tren dalam aspek aktulisasi diri di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Praktisi kesehatan holistik Reza Gunawan dikenal sebagai salah satu sosok yang mempraktikkan mindfulness dalam kehidupan hariannya.
Ditemui Suara.com dalam acara Wealth Wisdom 2019 beberapa waktu lalu, Reza Gunawan menyebut konsep mindfulness sangat dibutuhkan oleh masyarakat zaman sekarang yang semakin sibuk. Dikatakannya, pikiran yang sibuk, tidak fokus, dan beban stres yang besar rentan menimbulkan penyakit fisik.
"Waktu mulai praktik saya menyadari, ada orang yang badannya sakit, diobati badannya saja, sembuhnya cuma sementara. Kenapa? Karena penyebabnya bukan di badan. Akarnya ada di pikiran. Boleh dibilang pikirannya sedang kurang seimbang, kurang sehat, kurang jernih, dan sebagainya," tutur Reza Gunawan menjelaskan.
Nah, konsep mindfulness menurutnya solusi yang tepat untuk menjernihkan pikiran. Mindfulness dikatakannya adalah cara seseorang untuk lebih menyadari apa yang terjadi di dirinya sendiri, baik itu tubuh maupun lingkungan sekitar.
Mindfulness ini berbeda dengan berpikir positif, cara berpikir yang populer lebih dahulu. Menurut Reza Gunawan, berpikir positif bisa sangat sulit dilakukan, bahkan bisa saja memperburuk kondisi pikiran seseorang jika dilakukan terpaksa.
"Ketika orang lagi negatif dan dipaksa untuk berpikir positif, malah jadinya boongin diri sendiri, maksain, nggak jujur sama diri sendiri tentang apa yang dipikirkan dan dirasakan," urainya.
Secara ringkas, mindfulness merupakan cara berpikir yang membuat seseorang menyadari secara penuh apa yang ia lakukan. Reza Gunawan menyebut sebagai konsep sini-kini, atau yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai here and now.
"Here artinya di sini, now artinya saat ini. Jadi kita jangan terjebak di masa lalu yang sudah tidak bisa diapa-apain, atau hanyut ke masa depan yang belum bisa diapa-apain juga," urainya.
Baca Juga: Mengenal 5 Aktifitas Mindfulness, Tren Ritual Baru Biar Bahagia dan Cantik
Reza Gunawan mencontohkan secara sederhana apa yang dimaksud dengan mindfulness. Saat sedang makan atau minum misalnya, fokuskan pikiran pada gerakan mengunyah, dan rasakan seluruh tekstur makanan yang dikunyah melalui gigi, lidah, hingga ditelan oleh tenggorokan.
Pun begitu dengan mindfulness saat berjalan. Langkah kaki yang melangkah, perpindahan tumpuan berat badan, hingga satu demi satu pijakan kaki, dilakukan dan disadari dengan penuh.
"Kita boleh mengerjakan 100 hal dalam sehari. Tapi dalam mengerjakannya, harus dilakukan satu persatu. Di zaman sekarang yang serba cepat, kita jadi lupa seni hidup melakukan sesuatu satu persatu," ungkap lelaki berkacamata ini.
Mindfulness untuk Kesehatan
Manfaat mindfulness untuk keseharian sangat luas. Bukan sekali dua kali Reza Gunawan memberikan pelatihan mindfulness pada karyawan dan pekerja untuk meningkatkan produktivitas.
Bahkan, mindfulness juga digunakan oleh dunia medis. Reza Gunawan menyebut, mindfulness kini lazim digunakan oleh institusi medis kepada pasien terminal sebagai bagian dari perawatan paliatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?