Suara.com - Copenhagen, ibu kota Denmark, memiliki luas yang jauh lebih kecil daripada Jakarta. Tapi siapa sangka kota kecil ini jadi surga bagi para pejalan kaki. Bahkan, jika ingin menjelajah seluruh kota ini, cukup bermodalkan bersepeda. Itu mengapa Copenhagen jadi kota teraman kedua di dunia bagi pesepeda.
"Di gedung parlemen Denmark ini, semua parkirannya penuh dengan sepeda," ungkap Duta Besar Denmark di Indonesia, H.E Rasmus Abildgaard Kristensen, kepada Suara.com dengan antusias seraya menunjukkan foto parkiran gedung parlemen Copenhagen di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019)
Rasmus mengungkap para pesepeda akan sangat dihargai di Copenhagen dibanding mereka pengguna kendaraan bermotor. Ini jugalah yang membuat udara di kota itu bersih dan sejuk, termasuk angka diabetes yang semakin berkurang karena kebiasaan masyarakat berjalan kaki dan bersepeda.
"Di sekolah ada kebijakan olahraga tiga kali sampai empat kali seminggu dan itu diterapkan dalam kurikulum pendidikan, agar gaya hidup lebih sehat" ungkap Rasmus.
Di Denmark, kata Rasmus, semua tempat dapat diakses melalui transportasi umum, sehingga penggunaan mobil berkurang. Tidak menggunakan kendaraan bermotor ini bukan hanya masyarakat biasa, tapi dicontohkan para pemangku kebijakan, anggota DPR, bahkan para penegak hukum.
Rasmus juga merasa bersyukur kedutaan negaranya bisa memberikan kontribusi untuk menekan prevalensi penyakit diabetes di Indonesia, khususnya di Jakarta. Ia sadar betul, seperti di negaranya, memperbaiki kesehatan masyarakat perlu kerjasama berbagai pihak baik swasta, pemerintah atau publik sekalipun.
"Kami merasa bangga dapat ikut berperan serta dalam kegiatan ini. Diharapkan buku ini dapat memberikan informasi yang komprehensif mengenai diabetes di Indonesia dan Jakarta, mengajak masyarakat untuk turut serta mengambil tindakan memerangi diabetes dengan gaya hidup yang lebih sehat," tutupnya dalam peluncuran Briefing Book, informasi diabetes Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026