Suara.com - Lucinta Luna kembali menjadi sorotan warganet melalui unggahannya di Instagram yang seolah mengaku sedang mengandung 3 bulan.
Melalui Instagram, Lucinta Luna mengunggah fotonya bersama sang kekasih di pantai. Kekasihnya terlihat memeluknya dari belakang sambil memegangi perutnya.
"Tuh kan gerak-gerak di perut akuhh...baru juga 3 bulan zheyenkkuhh @ashgreyz," tulisnya di Instagram.
Warganet lantas mengira Lucinta Luna sedang memberi tahu bahwa dirinya sedang hamil 3 bulan. Mereka pun kembali meragukannya, karena mengira janin belum bergerak di usia kehamilan 3 bulan.
"Auto bertanya 3 bulan udah gerak-gerak, itu apa isinya??? cacing?" tanya @khiki_0505.
"Ceritanya ini lagi hamil guyss," tulis xwiky.
"Dulu gue hamil jalan 6 bulan baru kerasa gerak-gerak, ini 3 bulan gerak-gerak isinya apaan ya," tulis @fani_fathania.
Lucinta Luna pun kembali mengunggah fotonya yang mengekspos bagian perutnya. Lantas ia mengaku sedang menahan perutnya agar tidak terlihat berbadan dua.
"Kylie jontor pengennya sih selalu sexihhh, tapi mo gimana kudu tahan perut biar gak keliatan berbadan dua kandungan ghaibkuhh ya zheyenkkk ckckck," tulisnya.
Baca Juga: Hamil 4 Bulan, Syahnaz Sadiqah Akui Tak Lagi Merasakan Mual
Beberapa orang mungkin penasaran, benarkah ibu sudah bisa merasakan gerakan bayi di kehamilan 3 bulan seperti yang dikatakan Lucinta Luna?
Melansir dari webmd, bayi memang sudah terbentuk sempurna di bulan ketiga kehamilan. Mereka sudah memiliki lengan, tangan, jari, kaki dan bisa membuka tutup mulutnya.
Pada akhir bulan ketiga, bayi akan memiliki panjang sekitar 7,6-10 cm dan berat badannya mencapai 28 gram.
Bagi wanita yang sudah pernah hamil, kebanyakan akan merasakan gerakan bayi sedini mungkin, yakni sekitar usia 13 minggu kehamilan.
Meskipun, faktanya ibu hamil baru akan merasakan pergerakan bayi mereka di perut pada usia kehamilan 25 minggu. Gerakan ini pun bisa dirasakan ketika ibu dalam posisi duduk atau berbaring.
Gerakan bayi akan semakin jelas ketika memasuki tahap trimester kedua akhir dan trimester ketiga. Gerakannya bisa berupa tendangan, pukulan atau siku bayi yang bergerak.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru