Suara.com - Selama ini masturbasi atau merangsang organ intim sendiri demi kepuasaan seksual masih dianggap berbahaya dan tabu. Namun, sebuah penelitian justru membuktikan bahwa masturbasi tidak sepenuhnya buruk.
Survei oleh Univia, dilansir dari World of Buzz, telah menunjukkan bahwa masturbasi tidak seburuk itu. Mereka melakukan survei dengan melibatkan 1.012 orang di Amerika.
Sebanyak 66,7 persen responden berpikir bahwa masturbasi adalah bentuk perawatan diri yang paling efektif bagi mereka.
Selain itu, 59 persen orang merasa lebih percaya diri setelah masturbasi. Lalu, sebanyak 51,6 persen tidak merasakan kepercayaan diri itu setelah masturbasi.
Mereka juga menganalisis pendapatan tahunan antara 2 kelompok orang yang sering masturbasi dan tidak. Ternyata orang yang sering masturbasi memiliki pendapatan yang lebih tinggi daripada lainnya.
Para peneliti pun menyimpulkan bahwa masturbasi justru berdampak positif pada pendapatan dan tingkat kepercayaan diri seseorang.
Tingkat kepercayaan diri yang tinggi setelah masturbasi itulah membantu mereka lebih mudah mendapat pekerjaan. Pada akhirnya, pendapatan mereka mungkin akan lebih tinggi daripada mereka yang tidak percaya diri.
Selain itu, penelitian lain juga mengatakan bahwa masturbasi membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur dan konsentrasi.
Oleh karena itu, mereka menganggap masturbasi sebenarnya memberi manfaat pada kondisi fisik dan mental seseorang.
Baca Juga: Biar Lebih Bahagia, Perusahaan Ini Beri Cuti Karyawan untuk Masturbasi
Kalau menurut Anda, benarkah masturbasi memengaruhi kepercayaan diri dan pendapatan orang?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir