Suara.com - Ibu Kiki Farrel Kena Kanker Usus, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Mama Dahlia, ibunda dari pesinetron Kiki Farrel dikabarkan kembali harus berjuang dengan kanker usus yang sempat ia derita.
Kabar ini pun cukup mengejutkan Kiki Farrel, mengingat kanker tersebut sempat dinyatakan bersih dan tidak lagi bersarang di tubuh ibunya.
"April 2019, sejak bulan ini mama merasakan sakitnya kembali. kami semua pikir cuma sakit biasa," tulisnya di akun Instagram pribadinya @kikifarrel_.
Lebih lanjut Kiki Farrel menulis, pada Juli 2019, ia pun akhirnya mengetahui jika sakit tersebut ternyata disebabkan oleh kanker usus ibunya yang muncul kembali. Akhir bulan itu, Mama Dahlia pun menjalani operasi.
Saat ini, Kiki Farrel pun tengah fokus menemani ibunya melakukan serangkaian perawatan. Salah satunya adalah kemoterapi.
Penyebab Kanker Usus
Terkait kanker usus seperti yang diderita oleh Mama Dahlia, dikutip dari Hello Sehat, sebenarnya merupakan salah satu jenis kanker yang cukup langka terjadi. Penyakit ini hanya terjadi sebanyak 1 kali dari 10 kasus kanker saluran pencernaan, serta 1 dari 100 kasus kanker semua jenis.
Umumnya, penyakit ini lebih banyak ditemukan pada pasien berusia lanjut, yaitu 60 hingga 70 tahun ke atas. Selain itu, kanker jenis ini sedikit lebih banyak terjadi pada pasien berjenis kelamin laki-laki dibanding dengan perempuan.
Baca Juga: Ibu Kanker Usus, Kiki Farrel Terpaksa Kurangi Pekerjaan
Kanker ini menyerang usus halus. Sel-sel di dalam jaringan usus halus akan berubah atau bermutasi. Kondisi ini menyebabkan sel-sel tersebut tumbuh tak terkendali, sehingga tumor ganas terbentuk.
Usus halus adalah organ yang menghubungkan lambung Anda dengan usus besar. Fungsi utamanya adalah untuk mencerna makanan, lemak, vitamin, dan zat-zat lain yang diperlukan tubuh.
Tanda dan Gejala Kanker Usus
Tanda-tanda dan gejala kanker usus halus sangatlah bervariasi, tetapi umumnya pasien akan merasakan kram atau rasa sakit pada perut. Rasa sakit tersebut juga seringkali disertai dengan muntah dan buang air besar berdarah.
Berikut adalah gejala-gejala utama penyakit ini:
- Kram atau sakit perut
- Kehilangan berat badan tanpa penyebab yang jelas
- Mual dan muntah
- Buang air besar berdarah akibat usus halus terluka
- Kelelahan, akibat kehilangan banyak sel darah merah
- Diare
Terkadang, kanker dapat menyebabkan penyumbatan di dalam usus. Kondisi ini berupa penyumbatan sebagian atau menyeluruh. Gejala-gejalanya adalah:
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?