Suara.com - Sebanyak 12 pria di Inggris mengalami efek samping tak terduga pada organ intim mereka setelah menegak viagra agar votalitasnya optimal. Bahkan, satu pria harus merelakan penisnya diamputasi akibat ulahnya meminum viagra.
Awalnya, 12 pria ini menderita priapisme, yakni ereksi tanpa henti yang menyakitkan setelah menegak viagra. Dua di antaranya menderita penyakit peyronie yang membuat penis melengkung seperti pisang.
Setelah itu, 10 orang mengeluhkan masalah jantung dan penglihatan yang kabur. Lalu, dua orang lainnya juga mengeluhkan hidung tersumbat.
Badan Pengawas Obat dan Produk Kesehatan (MHRA), dilansir dari Daily Star yang mengutip The Sun, mencatat sudah ada 28 kematian terkait dengan penggunaan viagra versi generik.
"Viagra dianggap sebagai obat yang efektif mengatasi disfungsi ereksi dan berguna meningkatkan kapasitas olahraga dalam kondisi paru-paru serius yang disebut hipertensi paru," jelas seorang juru bicara MHRA.
Sementara itu, pembuat viagra mengatakan bahwa obat tersebut telah ditinjau dan diteliti secara teratur selama lebih dari 10 tahun sejak peluncuran produk.
Efek sampingnya berupa sakit kepala, gangguan pencernaan dan kulit memerah. Beberapa orang juga mengeluh mengalami gangguan penglihatan.
Akibat kasus ini, NHS menyarankan agar tak sembarangan mengonsumsi viagra. Sekali pun orang memiliki viagra alami, karena bisa saja masih mengandung bahan berbahaya dan tidak berlisensi.
"Situs web yang menjual viagra harus dihindari karena tidak akan diatur oleh Royal Pharmaceutical Society of Great Britain (RPS) dan mungkin ada kekhawatiran mengenai kualitas, keamanan dan efektivitas produk yang disediakan," jelas situs web badan kesehatan.
Baca Juga: Penis Tersangkut Gir Sepeda, Pria Ini Bikin Petugas Medis Kebingungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS