Suara.com - Sutradara film Pengabdi Setan, Joko Anwar, mengakui dirinya hampir meninggal akibat menderita Demam Berdarah Dengue (DBD) saat proses shooting film Perempuan Tanah Jahanam.
Saat itu kru sampai memanggil suster angkatan darat untuk memeriksanya.
"Dia bilang gini, 'Anda mau sembuh? Anda ikutin saya. Ini trombosit Anda sangat rendah. Besok kalau nggak ikut kata-kata saya, Anda bisa meninggal. Anda harus bedrest'," jelas Joko Anwar, Senin (16/9/2019).
Hingga akhirnya Joko Anwar dirawat di rumah sakit selama 8 hari.
Penyebab penyakit ini adalah virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti, terutama betina. Keempat jenis virus tersebut adalah DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), setengah dari orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gajala.
Meski begitu biasanya gejala yang muncul adalah empat hingga 10 hari setelah digigit, penderita akan mengalami demam hingga 104 derajat. Mengalami sakit kepala yang parah, nyeri sendi serta otot hingga rasa sakit di belakang mata.
Berdasarkan Medicinenet, demam berdarah memang bisa menyebabkan kematian. Namun dengan perawatan yang tepat, virus dapat dikalahkan.
Prognosis untuk demam berdarah biasanya baik. Gejala penyakit terburuk biasanya bertahan satu hingga dua minggu, dan sebagian besar pasien akan pulih sepenuhnya dalam beberapa minggu tambahan.
Baca Juga: Kenali Komplikasi DBD, Penyakit yang Pernah Diderita Joko Anwar
Jika sudah selamat dari infeksi ini, biasanya pasien akan kebal terhadap jenis virus tertentu, namun tidak untuk ketiga jenis lainnya.
Untuk seseorang yang terinfeksi ulang lebih berisiko akan mengembangkan gejala ekstrem.
Berita Terkait
-
Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap, Awkarin Bereaksi Pilu
-
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
-
Reaksi Eca Aura Kepergok Simpan Tabung Diduga Whip Pink, Panik?
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Temuan Tabung Whip Pink di TKP Lula Lahfah Jadi Pintu Masuk Aturan Baru Penindakan Hukum
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!