Suara.com - Setiap pasangan pasti memiliki caranya sendiri untuk mencegah terjadinya kehamilan ketika berhubungan seksual. Beberapa orang mungkin memilih dengan cara mengeluarkan sperma di luar.
Ada orang yang mungkin menyukai sensasi berhubungan intim dengan mengeluarkan sperma di wajah pasangan. Dalam hal ini, sperma mungkin saja akan mengenai mata pasangan.
Lalu, apakah tidak berbahaya jika sperma sampai mengenai mata pasangan?
Melansir dari Metro.co.uk, sebenarnya sperma tidak berbahaya tapi mengandung komponen seperti asam sitrat, fruktosa, seng dan enzim yang bisa mengiritasi mata.
Pada dasarnya, reaksi setiap manusia akan berbeda ketika sperma mengenai matanya. Tetapi, sebagian besar mungkin bakal mengalami mata merah dan sensasi menyengat atau terbakar.
Bahkan, beberapa orang mungkin merasa penglihatannya menjadi kabur karena tekstur sperma yang kental.
Ketika sperma mengenai mata, Anda tidak boleh mengabaikannya begitu saja. Mulailah dengan mencuci mata Anda dengan air hangat secara pelan.
Jika air mani mengenai kedua mata Anda sehingga penglihatan tidak terlalu jelas, mintalah bantuan pasangan Anda untuk membersihkannya.
Fokuslah untuk membersihkan atau mengeluarkan cairan sperma dari mata Anda. Jangan pernah sekali pun menggosok mata Anda meski pelan.
Baca Juga: Coba Hubungan Seks di Pagi Hari, Nikmati Efeknya pada Tubuh Anda!
"Saya menyarankan untuk membilas mata Anda selama sekitar 20 menit. Jika mata sudah dikeringkan menggunakan kain lalu iritasi terasa kembali, Anda bisa membilasnya lagi," kata dr. Stephanie Ooi, dokter umum dari My Healthcare Clinic.
Selama iritasi akibat cairan sperma ini, Anda disarankan tidak memakai lensa kontak atau terus-menerus menggosok dan menyentuh mata sampai terasa lebih baik.
Jika rasa sakit atau kemerahan pada mata tidak hilang selama 24 jam, lebih baik Anda mengunjungi dokter profesional.
Perlu diketahui pula, sperma yang mengenai mata bisa juga menyebabkan herpes, klamidia, sifilis, gonore, hepatitis B dan C, serta HIV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?